Beranda Praya Metro Pemerintah Ancam Polisikan Jukir ‘Nakal’

Pemerintah Ancam Polisikan Jukir ‘Nakal’

BERBAGI
DOK/RADAR MANDALIKA PENERTIBAN: Petugas Dishub dan Satlantas Polres Loteng saat melakukan penertiban di Tampar-ampar, beberapa waktu yang lalu.

PRAYA – Pemerintah melalui Dinas Perhubungan (Dishub) Lombok Tengah (Loteng) mengeluarkam ancaman tegas kepada juru parker (Jukir) ‘nakal’. Tak main-main, pihak Dishub mengancam bakal mempolisikan mereka.
Ancaman ini dikeluarkan khusus bagi Jukir yang beroperasi di bahu jalan di wilayah Tampar-Ampar, Kelurahan Jontlak, Kecamatan Praya Tengah. Sebab, selama ini Jukir di sana tidak pernah mengindahkan permintaan dinas agar tidak menggunakan bahu jalan.
“Memang benar, teguran kami tidak diindahkan. Makanya kami sudah sepakat akan memberikan tindakan tegas dan melaporkanya ke kepolisian dalam waktu dekat,” ancam Kabid Angkutan Loteng, Lalu Subeki saat ditemui di kantor Bupati Loteng, Selasa lalu.
Menurut dia, keberadaan parkir liar di bahu jalan wilayah Tampar-ampar itu bukan hanya menjadi keluhan pihak Dinas Perhubungan Provinsi, tapi keluhaan pengguna jalan juga.
“Ini masuk dalam kategori pungli,” jelasnya.
Dengan memberikan tindakan tegas ini, merupakan salah satu upaya Dinas Perhubungan untuk mencegah kebocoran Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari retribusi parkir juga.
“Untuk jumlah parkir sendiri di wilayah Loteng 130 titik,” bebernya.
Ia berharap, dengan memberikan penindakan tegas agar ada efek jera. Sehingga dampaknya kedepan akan membuat pendapatan daerah mencapai target.
“Mudahan bisa membuat efek jera,” harapnya.

Hal senada disampaikan, Sekretaris Dishub Loteng, Lalu Ahkmad Sauki. Katanya, Rabu lalu pihaknya berasma bersama Satlantas Polres Loteng kembali turun gunung melakukan penertiban sejumlah parkiran liar di depan toko orine Praya.
Dalam penertiban itu, seperti biasanya petugas tidak mengankut kendaraan di lokasi, akan tetapi hanya diberikan peringatan keras kepada Jukir. Larangan itu oleh petugas disampaikan di bahu jalan tidak boleh kendaraan parkir.
“Jadi kami benar serius menyikapi,” kata dia. (jay/r1)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here