Beranda Headline Sisi Lain Promosi Pariwisata Lotim di Solo Nasional Carnaval

Sisi Lain Promosi Pariwisata Lotim di Solo Nasional Carnaval

BERBAGI
IST / RADAR MANDALIKA KARNAVAL : Salah satu penonton yang minta berfoto bersama Baiq Anggit menggunakan gaun berkonsep pantai pink dan rumah adat sasak, dalam kegiatan Solo Nasional Carnaval. kehadirannya mampu menyedot perhatian publik.

Gaun Pantai Pink dan Rumah Adat Curi Perhatian

Banyak cara untuk menggaet wisatawan datang berkunjung ke Lotim. Salah satunya Carnaval. Kontingen Lotim, sukses mencuri perhatian penonton di ajang Solo Nasional Carnaval.
MUHAMAD RIFA’I – LOTIM

KABUPATEN Lombok Timur, memiliki beragam objek wisata yang dapat memanjakan setiap pengunjung. Mulai dari wisata pantai, wisata alam, kolam pemandian, wisata kuliner, wisata air terjun, dan banyak lagi wisata lainnya. Tak kecuali juga wisata budaya dan wisata religi.
Daerah yang dihuni 1,3 juta jiwa lebih penduduk ini, kendati memiliki beragam objek wisata. Namun dampak secara ekonomi belum memiliki progress signifikan. Terutama terhadap masyarakat lingkar objek pariwisata. Bicara Pendapatan Asli Daerah (PAD) sektor pariwisata, juga masih tergolong rendah. Padahal, wisata Lotim seperti di Sembalun dinobatkan sebagai tempat berbulan madu halal.
Jika sektor pariwisata terkelola baik, dan didukung anggaran memadai, bukan tidak mungkin akan menjadi sektor penyumbang PAD yang sangat besar. Seperti halnya daerah lain, mampu menghasilkan PAD puluhan miliar dari objek wisata yang mereka kelola.
Sebab anggaran kecil, promosi pariwisata daerah ini agar bisa dikenal di tingkat regional hingga internasional dilakukan sesuai kemampuan anggaran. Termasuk di bidang fisik. Untungnya pariwisata daerah ini, mendapat suntikan anggaran program dari Kementerian Pariwisata (Kemenpar).
Di tengah keterbatasan anggaran, tidak membuat promosi pariwisata menjadi lemah. Dinas Pariwisata bergandengan dengan Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) dan pihak terkait lainnya, terus melakukan promosi. Berbagai even tingkat nasional, tak pernah absen diikuti sebagai bentuk promosi demi menggaet wisatawan datang ke Gumi Patuh Karya ini.
Belum lama ini, melalui even Solo Nasional Carnaval, Dinas Pariwisata melibatkan BPPD dan pegiat wisata lainnya, mempromosikan pariwisata Lotim. Banyak program unggulan yang ditawarkan di lokasi kegiatan. Dari carnaval itu, salah satu yang menarik perhatian penonton adalah gaun wisata yang digunakan Baiq Angita Larasati Putri. Dara cantik kelas 11 IPA 2 SMAN 1 Terara yang lahir dari pasangan Sulastri Sniwati dan Lalu Iswan Muliadi ini, menggunakan gaun dengan konsep pantai Pink dan rumah adat Sasak. Keindahan objek wisata pantai ini, digambarkan melalui gaunnya tersebut.
Saat carnaval berlangsung, tak sedikit yang meminta berfoto bersama, karena gaunnya yang dipandang bagus. Malah permintaan berfoto bersama datang saat perjalanan kegiatan carnival.
Baiq Anggit sapaan akrabnya, yang lahir 2002 merupakan siswa berprestasi dan bergelut di dunia fashion sejak duduk di bangku SD. Proses pembuatan gaun bertemakan pantai Pink dan rumah adat Sasak tidak mudah. Gaun itu dirancang bukan satu dua hari, tetapi memakan waktu hingga tujuh hari. Pembuatannya memakan waktu 10 hari, sebagai buah pemikiran dari ibunya sendiri. Dibantu para desainer ternama Gumi Sasak. Saking banyaknya yang meminta foto bersama, membuat pendamping dari Dinas Pariwisata kewalahan.
“Ahamdulillah, gaun yang digunakan Baiq Anggit memikat hati para penonton carnaval,” kata Sulastri Sniwati, ibu Baiq Anggit. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here