Beranda Headline PAN ‘Tancap Gas’ Pertama

PAN ‘Tancap Gas’ Pertama

BERBAGI
JHONI SUTANGGA/ RADAR MANDALIKA DAFTAR : Petinggi DPW PAN NTB saat mendaftarkan caleg di KPU, kemarin.

MATARAM – Partai Amanat Nasional (PAN) NTB pertama mendaftar ( tancap gas, Red ) di KPU NTB untuk pencalonan anggota legislatif, kemarin.
“Hingga hari ini yang datang hanya PAN,” terang Komisioner KPU NTB Suhardi Soud.
Dia menuturkan, pendaftaran berkas Bacaleg dilakukan oleh Ketua DPW Partai Muazim Akbar dan tim penghubung Ketua KPPW PAN NTB Eva Zainora.
Meski pendaftaran berjalan lancar, tetapi belum dinyatakan sebagai Daftar Calon Tetap (DCT). Selanjutnya, KPU akan melakukan penelitian administrasi terhadap berkas atau dokumen para Bacaleg PAN.
Seluruh kelengkapan harus dipenuhi partai saat pendaftaran. Seperti surat pencalonan anggota DPR/DPRD Provinsi, DPRD kabupaten/kota. Kemudian daftar bakal calon anggota, surat pernyataan pimpinan partai, surat pernyataan calon dan daftar riwayat hidup bakal calon.
“Tinggal lihat berkas dokumen masing-masing Bacaleg apakah lengkap atau tidak. Nanti juga ada masa perbaikan pada tanggal 22 hingga 31 Juli,” ujarnya.
Eva Zainora mengatakan, dirinya membawa berkas pendaftaran bakal caleg sesuai jumlah kursi. Sebanyak 65 berkas bakal caleg daftarkan atau serahkan ke KPU sesuai jatah kursi yang diberikan.
Ia mengaku pemilihan calon yang diusung berjalan alot. Saat pleno terakhir pada 14 Juli lalu, banyak hal yang menjadi pertimbangan sehingga membuat partai harus mengulur waktu pendaftaran.
“Terutama di dapil enam, dapil satu dan dapil lima,” ucapnya.
Dalam proses penyusunan pun, PAN mengalami kelebihan jumlah pendaftar. Menurutnya, jumlah pendaftar lebih dari 100 persen.”Seperti di Dapil enam misalnya jumlah kursi ada 11 dan yang daftar 28 orang,” katanya.

Sementara untuk lima anggota PAN yang ada di DPRD Provinsi, semua mencalonkan diri kembali untuk dapil yang sama. Banyak figur baru yang bergabung partai ini seperti mantan ketua DPW PKB, Najamudin. Kemudian Anas Amrullah.
Sedangkan untuk DPR RI, Ketua DPW PAN turut maju dalam kontestasi tersebut. Lainnya H Azim, Doktor Hamidi, Subhunuri, Vicky Irama. Di dapil Sumbawa masih memasang Saprudin, Rodiyah dan lainnya.
Sementara Ketua DPW Partai Muazim Akbar dengan PAN menjadi partai pertama, ia berharap dapat menjadi isyarat baik.
“Untuk target kita menjadi pemenang di DPRD Provinsi, kabupaten/kota, Pada periode lalu, PAN telah menduduki kursi pimpinan di empat kabupaten/kota,” tegasnya.
Dari delapan dapil NTB, PAN terpenuhi 100 persen, baik laki-laki maupun perempuan. Begitu juga dengan di Kabupaten/Kota, sedang melakukan pendaftaran serentak.
Adapun target yang dipasang PAN di pemilu 2019, ini berharap bisa menjadi parpol pemenang, yakni menjadi Ketua DPRD, tingkat Provinsi dan 10 Kabupaten/Kota se-NTB.
“Target tidak muluk-muluk, melihat potensi yang ada dari bacaleg yang kita rekrut, target kita adalah, menajdi Ketua DPRD. Target ini wajar, karena periode kemarin (2014), kita sudah memperoleh 4 Ketua, dan satu wakil ketua,” jelasnya.
Sementara itu terkait dengan pemberian nomor urut bacaleg, dikatakan Muazzim, semua bacaleg PAN menerima nomor urut yang telah ditetapkan partai. Tak seperti dipartai lainnya, yang masih ribut soal nomor urut calag.
“Alhamdulillah dikita tidak ada kader bacaleg yang meminta nomor urut, semua nomor sama, karena mengacu pada suara terbanyak. Dan terbukti Alhamdulillah, pada pemilu 2014 lalu, hampir 70 persen caleg yang terpilih bukan yang nomor urut satu,” pungkasnya. (cr-jho/R1)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here