Beranda Praya Metro Kepala DPMD Tidak Tegas

Kepala DPMD Tidak Tegas

BERBAGI

PRAYA — Kepala dinas pemberdayaan masyarakat desa (DPMD) Lombok Tengah, Jalaludin tidak tegas dalam menjalankan aturan. Dimana, banyak Kades di Loteng yang sudah daftar sebagai bakal calon legislatif (Bacaleg) namun tidak ditindak tegas sesuai regulasi yang ada. Baik amanat UU tentang desa Nomor 6 tahun 2014 Pasal 29, Permendagri, bahkan bunyi Perda maupun Perbup.
“Sebenarnya jumlah ada 11 Kades yang kami perkirakan akan nyalon jadi DPRD. Tapi dari jumlah itu Kades Barabali sudah mengajukan pengunduruan dirinya,” terang Jalaludin saat ditemui di ruangan kerjanya, kemarin.
Jalal menegaskan, sesuai dengan pendataan dari dinas adapaun Kades yang digembar-gemborkan mencalon diri menjadi calon anggota dewan di Kecamatan Batukliang, Janapria, Kecamatan Pujut, dan kecamatan lainnya.
“Kami sudah memberikan imbuan pada Kades untuk segera mengurus pengunduran dirinya,” katanya.
Jalal mengungkapkan, bagi Kades yang akan mendaftar sebagai caleg, agar jauh-jauh hari menyampaikan surat pengunduran diri. Karena surat tersebut nantinya dibutuhkan untuk diproses.
Dia menjelaskan, memang belakangan ini pihaknya telah mendapatkan laporan bakal banyak Kades yang bakal mundur dari. Hanya saja, informasi itu masih belum jelas, baru sekitar 11 Kades sudah resmi akan maju. Namun merekapun masih belum melayangkan surat pengunduran diri secara resmi.
Selain itu, ada regulasi di UU desa, Perbup dan Perda, dalam Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) nomor 7 tahun 2017 juga jelas diuraikan. Salah satunya mengenai bukti penyerahan surat pengajuan permohonan pengunduran dirinya ke Bupati melalui DPMD harus ada tanda register. Setelah itu, Kades yang bersangkutan menunggu SK pemberhentian dari Bupati. Yang mana surat tersebut paling lambat dikeluarkan tiga bulan setelah diajukan. DPMD sendiri memiliki dasar mengeluarkan surat keterangan jika yang Kades yang bersangkutan sedang proses pengajuan pemberhentian.

“Nanti SK pemberhentian dari Bupati sebagai syarat untuk mecalon dirinya saat daftar di KPU,” jelas dia.

Sementara, untuk penganti Kades yang mengundurkan diri, DPMD tentu akan mengangkat penjabat sementara dari kecamatan atau bisa juga Sekdes. (jay/r1)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here