Beranda Headline Bertemu Ahyar, Zul Ngaku Hanya Silaturahmi

Bertemu Ahyar, Zul Ngaku Hanya Silaturahmi

BERBAGI
RIRIN/RADARMANDALIKA SILATURAHMI: Wali Kota Mataram, H Ahyar Abduh (kanan) saat bertemu Gubernur NTB terpilih, Dr Zulkiflimansyah di Pendopo Wali Kota Mataram, kemarin.

MATARAM—Gubernur NTB terpilih, Dr Zulkiflimansyah tiba-tiba muncul di Pendopo Wali Kota Mataram, kemarin. Setelah sebelumnya bertarung di Pemilihan Gubernur (Pilgub) NTB 2018 dengan H Ahyar Abduh yang juga Wali Kota Mataram, kedatangan Zulkiflimansyah, kemarin murni untuk silaturahmi. “Hanya silaturahmi,” kata pria yang akrab disapa Doktor Zul ini usai bertemu Wali Kota di ruang tamu Pendopo.
Datang dengan pakaian yang terkesan santai, lengkap dengan kopiah di kepala. Bagi Zul, sosok Ahyar Abduh sangat dikaguminya. “Beliau (Ahyar, Red) terkenal di PKS sebagai ustad yang soleh dan baik. Pesan senior di PKS, harus banyak belajar dari Pak Ahyar,” katanya seraya berjalan menuju kendaraannya.
Adakah pembicaraan soal politik dalam pertemuan itu? Zul tegas menjawab, tidak ada kaitan dengan politik. “Belum bicara serus. Hanya silaturahmi biasa,” jawabnya lagi.
Namun pastinya, sebagai Gubernur NTB terpilih yang akan menjabat hingga lima tahun ke depan, Zul tetap ingin menjalin koordinasi dan sinergi yang baik dengan pemerintah kabupaten/kota di NTB. Khusus dengan Kota Mataram, pekerjaan rumah utama yang hingga kini belum tuntas adalah soal revisi Perda Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW).
Ditanya komitmennya menuntaskan RTRW Kota Mataram itu, Zul belum bisa memberikan jawaban. “Nanti kita lihat, karena saya belum ngerti detailnya,” ujarnya
Jika RTRW itu terkait dengan investasi, Zul memastikan hal itu harus jadi prioritas utama. “Tugas gubernur baru adalah membantu, bukan melayani,” tegasnya sambil masuk ke mobilnya dan berlalu.
Sementara Wali Kota Mataram, H Ahyar Abduh mengatakan, ini adalah momen pertemuan pertama pasca Pilgub. “Beliau datang untuk silaturahmi. Kita sudah lama kenal karena satu alumni di HMI, dan saya senior di HMI,” kata Ahyar seraya mengajak Gubernur terpilih untuk bersama-sama memberikan sumbangsih terbaik bagi masyarakat NTB.
Dalam kesempatan pertemuan itu, Wali Kota mengaku menyampaikan sejumlah masukan kepada Gubernur dan Wakil Gubernur NTB terpilih. Apa yang mesti pasangan Zul-Rohmi lakukan setelah pelantikan nantinya. “Saya sampaikan juga apa-apa yang menjadi program di Mataram, dan apa yang masih menjadi PR (Pekerjaan Rumah) di Kota Mataram,” sambungnya.
Wali Kota juga berharap, sinergi pemkot dengan Pemprov NTN makin ditingkatkan. Meski kedua sosok kepala daerah in pernah bersaing di Pilgub. “Kabupaten/kota tidak bisa diurus sendiri oleh bupati dan wali kota. Butuh dukungan pemprov dan pusat,” jelasnya.
Termasuk menaruh harapan ke pemimpin Provinsi NTB berikutnya bisa membantu menuntaskan secepatnya revisi Perda RTRW. “Harapannya RTRW juga bisa bersama-sama diselesaikan. Semoga bisa segera diusahakan ke pemerintah pusat,” pungkasnya. (rin)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here