Beranda Headline Warga Pringgabaya Utara Tolak Tambang Pasir

Warga Pringgabaya Utara Tolak Tambang Pasir

BERBAGI

LOTIM – Puluhan warga Desa Pringgabaya Utara, Kecamatan Pringgabaya Lombok Timur (Lotim), mengepung lokasi penambangan pasir pinggir pantai desa setempat. Warga menolak adanya penambangan pasir pantai, yang dikelola perorangan ini. Alat berat yang digunakan menambang, dan sejumlah dum truk dipaksa keluar dari areal penambangan. Kejadiannya, Sabtu (14/7) lalu.
Puluhan warga itu datang ke lokasi penambangan sembari membawa sejumlah benda keras, seperti balok kayu, besi, hingga tongkat. Benda-benda keras itu dipakai mengusir para penambang pasir dari lokasi kegiatan. Jika tidak menghentikan aktivitas penambangan, warga mengancam akan merusak alat berat maupun dum truk yang ada di lokasi penambangan.
Koordinator aksi, Sahrip tegas menolak aktivitas penambangan pasir, dalam bentuk apapun. Warga khawatir, imbas penambangan itu terjadi abrasi pantai. Sehingga yang menjadi korban adalah warga sekitar pantai.
Tidak itu saja. Warga menghentikan aktivitas perusahaan tersebut sambil meminta kepada pihak perusahaan untuk segera mengeluarkan dum truk dan alat berat yang sedang beroperasi. “Pokoknya, tidak boleh ada penambangan dalam bentuk apa pun, karena akan menyebabkan abrasi,” teriaknya.
Di lokasi penambangan, Kapolres Lotim melalui Kapolsek Pringgabaya Kompol Sari Mukmin, mencoba melakukan upaya mediasi. Hasilnya, disepakati pihak pengelola tambang mengeluarkan alat beratnya dari lokasi. Keputusan itu diambil perusahaan, demi keamanan. “Alhamdulillah sudah ada kesepakatan. Warga juga membubarkan diri dengan aman dan tertib setelah aspirasinya dipenuhi pihak pengelola tambang,” kata Mukmin. (fa’i/r3)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here