Beranda Mataram Soroti Besarnya Silpa Tahun 2017

Soroti Besarnya Silpa Tahun 2017

BERBAGI
SUSAN/RADAR MANDALIKA Farouk Muhammad

MATARAM-Anggota DPD RI dari Dapil NTB, Farouk Muhammad menyoroti besarnya sisa lebih pembiayaan anggaran (Silpa) Pemda NTB tahun 2017. Silpa itu tidak bisa dibelanjakan di tahun anggaran 2017, yang menembus angka Rp 253,17 miliar.
Farouk mengindikasikan besarnya Silpa di APBD NTB 2017 itu, karena ada komponen dalam pelaksanaan belanja daerah yang tak berjalan. Salah satunya adalah manajemen pengawasan masih kurang optimal.
“Selama ini memang saya lihat masih kurang optimal melakukan pengawasan terhadap manajemen pemerintahan daerah,” katanya, kemarin.
Dilihatnya, angka Silpa tersebut cukup besar. Hampir empat persen lebih, dari APBD NTB Rp 5 triliun. “Itu patut dipertanyakan lebih lanjut, kenapa bisa begitu. Karena itu nilai yang lumayan besar,” tandasnya.
Terkait hal itu, pihaknya akan melakukan koordinasi dengan Pemda NTB guna mengetahui kendala yang dihadapi. Sebab, ia belum mengetahui sumber Silpa tersebut. Apakah dari dana transfer pusat atau dari daerah sendiri. “Nanti kita akan lihat, dari mana sumbernya Silpa itu. Kita sekarang sudah memiliki kewenangan baru dalam melihat, mempelajari dan surpervisi tentang perda. Termasuk soal keuangan,” ungkap Faruk.
Mestinya, lanjut Farouk, Pemda NTB mampu membelanjakan anggaran dengan maksimal. Karena belanja daerah tersebut sangat mempengaruhi kegiatan perekonomian daerah. Apalagi, aktifitas pembangunan di NTB masih sangat membutuhkan anggaran. Sehingga harusnya tidak ada alasan ada uang yang tak bisa dipakai. Padahal setiap kali terjadi penurunan jumlah anggaran transfer dari pusat, daerah terus berteriak.
“Mestinya kemampuan membelanjakan uang itu harus digenjot terus. Jangan kita minta uang, tapi saat dikasih justru tidak bisa dibelanjakan dengan baik. Tapi nanti kita lihat dari mana sumber Silpa itu. Kalau dana transfer saya yakin tidak sampai segitunya, karena kita terus monitor,” pungkasnya. (cr-can/r3)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here