Beranda Headline Rekrutmen CPNS NTB Dibuka Akhir Juli

Rekrutmen CPNS NTB Dibuka Akhir Juli

BERBAGI
DOK/RADAR MANDALIKA Fathurrahman

MATARAM – Kabar menggembirakan datang bagi warga NTB. Dimana seleksi calon pegawai negeri sipil (CPNS) sudah di depan mata. Informasi yang diterima Badan Kepegawaian Daerah (BKD) provinsi NTB, pusat akan membuka rekrutmen CPNS akhir Juli ini.
Untuk itu, bagi warga yang tertarik untuk menjadi abdi negara, harus mempersiapkan diri sejak saat ini.
Kepala BKD Provinsi NTB, Fathurrahman mengatakan, seleksi menggunakan sistem online yang lokasinya berada di laboratorium komputer SMA/SMK masing-masing kabupaten/kota yang dinilai layak dan memenuhi kualifikasi. Komputer laboratorium yang ada di setiap SMA/SMK saat ini, sedang diverifikasi oleh pusat.

“Seleksi CPNS sangat dinantikan. Tidak terkecuali di wilayah NTB,” katanya pada wartawan.
Kata Fathurrahman, Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB), bahkan telah mengumumkan syarat-syarat yang harus disiapkan oleh peserta.
“Kalau jumlah kuota untuk NTB belum ada informasi resminya,” beber dia Jumat lalu.

Dokumen yang harus dipersiapkan untuk tenaga profesional yang ingin mengikuti seleksi CPNS antara lain fotokopi KTP, ijazah dan transkip nilai yang telah dilegalisir. Kemudian Surat keterangan akreditasi dari BAN PT, pasfoto terbaru ukuran 4 × 6 centimeter sebanyak 4 lembar. Sedangkan untuk lulusan DIII ada beberapa tambahan.
Menurut Fathurrahman, pihaknya belum mengetahui kuota untuk NTB karena memang masih dalam proses. Saat ini masih dalam tahapan pra seleksi, seperti mempersiapkan infrastruktur untuk computer assisted test (CAT). “Pembentukan helpdesk juga sedang dirampungkan,” tuturnya.

Nantinya, para peserta akan mendapat 100 soal pilihan ganda dalam waktu 90 menit. Terdapat 3 jenis tes dalam seleksi kompetensi dasar (SKD) CAT tersebut. Yaitu tes wawasan kebangsaan (TWK) 35 soal, tes intelegensia umum (TIU) 30 soal, dan tes karakteristik pribadi (TKP) 35 soal. TWK terkait dengan penguasaan pengetahuan dan kemampuan implementasi nilai 4 Pilar Kebangsaan Indonesia. Sedangkan TIU tentang kemampuan verbal dalam hal kemampuan menyampaikan informasi secara lisan, tulisan dan numerik. Kemudian TKP, menilai integritas diri, semangat prestasi, kreativitas dan inovasi, orientasi pelayanan serta kemampuan.
“Kita berharap lokasi tesnya memang di SMA/SMK,” ucap mantan Kepala Biro Kesra ini.

Apabila hasil verifikasi memang memungkinkan untuk dilakukan seleksi di SMA/SMK, tentu saja hal itu jauh lebih baik. Dibandingkan terpusat di tempat tertentu.
“Ini untuk kemudahan dan mendekatkan tes juga dengan tempat tinggal pelamar,” ujarnya.

Disampaikan juga, pemerintah daerah di NTB telah mengajukan 6.133 formasi CPNS. Berdasarkan formasi tersebut, Pemprov sendiri mengusulkan sebanyak 700 formasi. Terdiri dari guru kelas sebanyak 30, guru agama 18, dan guru penjaskes 18. Adapun guru mata pelajaran sejumlah 284 formasi. Selanjutnya untuk tenaga kesehatan diusulkan 201 formasi dan infrastrukur sejumlah 149 formasi.
“Angka 700 itu termasuk penambahan dari jumlah Batas Usia Penisunan (BUP) per 2018 ini sebesar 411 formasi,” papar Fathurrahman.

Untuk usulan di kabupaten/kota, kota Mataram hanya mengusulkan formasi berdasarkan Batas Usia Pensiun (BUP) sejumlah 498 orang saja. Terdiri dari guru kelas 247, guru agama 17, guru penjakses 17 serta guru mata pelajaran 17 formasi. Sementara untuk tenaga kesehatan di kota Mataram diusulkan150, infrastruktur 13 dan teknis lainnya 36 formasi ditambah jabatan pelaksana satu formasi saja.
Untuk Lombok Barat, telah diusulkan 215 formasi dari BUP 205 formasi. Terdiri dari guru kelas 18 formasi, guru agama 18 dan guru penjaskes 18 serta guru mata pelajaran 56 formasi. Kemudian tenaga kesehatan diusulkan 75 formasi, Infrastruktur 11, Teknis lailainnya 24 dan jabatan pelaksana 11 formasi.
“Semua sudah dikirim datanya, tinggal kita tunggu saja ini,” ujarnya Fathurrahman.(cr-jho/r1)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here