Beranda Lombok Barat Mutasi Pejabat Diundur Lagi

Mutasi Pejabat Diundur Lagi

BERBAGI
WINDY DHARMA/RADAR MANDALIAK H Fauzan Khalid

LOBAR—Pengisian jabatan lowong dan mutasi di lingkup Pemkab Lombok Barat (Lobar), seperti diundur lagi. Lantaran Bupati Lobar harus melakukan konsultasi dengan Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) untuk melakukan mutasi. “Mutasi belum akan saya lakukan, karena harus konsultasi ke KASN,” kata Bupati Lobar H Fauzan Khalid, kemarin.
Kendati hasil pelaksanaan seleksi pansel atas pengisian enam jabatan pimpinan tinggi pratama (JPTP) sudah keluar pada akhir tahun 2017 lalu. Fauzan beralasan, tetap akan mempertimbangkan susunan jabatan hasil pansel yang telah mendapat izin dari KASN dan Kementerian dalam Negeri (Kemendagri). Meski itu belum dapat dipastikan sebelum keluar hasil konsultasinya dengan KASN nantinya. “Tunggu hasil konsultasi dulu,” ucapnya.
Sebelumnya, kalangan legislative menyoroti kinerja para SKPD. Gara-gara, serapan anggaran yang dianggap rendah. Baik realisasi belanja maupun Pendapatan Asli Daerah (PAD). Pihak legislatif meminta agar eksekutif memberikan punishment kepada para pejabat eselon II dan III yang kurang bagus kinerjanya. Bahkan dewan mendorong bupati melakukan mutasi untuk penyegaran di lingkup Pemkab Lobar.
Menanggapi itu, Fauzan tidak bermaksud ingin membela bawahannya. Hanya saja rendahnya serapan di APBD itu bukan kesalahan dari SKPD yang bersangkutan. Terdapat serapan keuangan di SKPD terganjal aturan dari pusat. Terlebih lagi anggaran yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK). “Ketika ada DAK, tidak dibarengi dengan petunjuk teknis (Juknis) untuk mengekskusi anggaran tersebut,” tegasnya seraya menambahkan, bila jajarannya tidak berani mengeksekusi anggaran dari pemerintah pusat jika tidak ada juknisnya. (cr-win/r3)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here