Beranda Headline AR Tebas Amaq Senah Hingga Tewas

AR Tebas Amaq Senah Hingga Tewas

BERBAGI
IST/RADAR MANDALIKA TURUN KE TKP: Kapolsek Pratim dan anggota saat turun ke TKP, kemarin.

PRAYA — Nasib naas menimpa Mene Alias Amaq Senah, 63 tahun warga Desa Kidang, Kecamatan Praya Timur. Pria ini tewas di tangan tetangga anaknya inisial AR karena ditebas menggunakan parang, Minggu pukul 03.00 Wita dini hari. Dimana, awalnya korban dan isterinya terlibat cek-cok mulut di rumah anak kandungnya yang berakhir tragis.
Kepala Desa Kidang Abdul Razak mengatakan, pihaknya tidak tahu pasti apa penyebab sehingga sampai ada pembunuhan. Informasi yang dia terima, kejadiannya bermula ketika korban hendak menjemput isterinya sembari membawa sebilah parang ke rumah anaknya di Dusun Batu pukul 03.00 Wita dini hari.
Saat sampai di rumah anaknya, korban mengamuk dan terjadi cek-cok mulut dengan isterinya. Mendengar pertengakaran itu, AR datang berusaha untuk melerai keributan. Namun, korban pun mengeluarkan parang yang dibawanya. Kemudian korban sempat memukul AR. Karena tidak terima dengan perbuatan korban, AR pun emosi dan langsung merebut parang di tangan korban dan menebas korban hingga tewas.
Akibatnya, korban mengalami luka tebas di bagian tangan kanan sepanjang 12 cente meter (cm), luka tebas di betis bagian belakang sebelah kiri panjang 15 cm, dan luka tebas di kepala bagian belakang 10 cm.
“Ceritanya ini ada masalah sepele,” kata Kades yang dikonfirmasi Radar Mandalika via ponsel, kemarin.
Kades mengaku, setelah beberapa menit kejadian pelaku langsung diamankan oleh aparat kepolisian Polres Loteng. “ Sekarang pelaku sudah di Polres Loteng untuk menjalani pemeriksaan,” bebernya.
Sementara korban hari ini (kemarin, Red) sudah dimakamkan. Untuk sementara, kondisi di lapangan masih aman dan kondusif. Tapi pihaknya tetap meminta aparat maupun BKD untuk melakukan patroli.
“Semua warga mengetahui kejadian ini,” tuturnya.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Loteng, AKP Rafles P Girsang menegaskan, pihaknya mendapatkan laporan tentang kejadian tersebut dan langsung memerintahkan Satgas pemberantasan kejahatan jalanan turun ke TKP, dan berhasil mengamankan pelaku di tempat persembunyian di salah satu rumah warga.
“Kami langsung amankan pelaku bersama barang bukti yakni satu buah parang,” katanya.
Ceritanya, sebelum korban tewas, dia sempat memukul isterinya sembari mengamuk. Sehingga AR yang berada di TKP itu, langsung datang dan berusaha melerai kejadian tersebut. Akan tetapi, korban tidak mau, dan terjadi perkelahian yang menewaskan korban.
“Korban juga sempat berkelahi dengan anaknya,” ujarnya.
Terpisah, Kapolsek Pratim IPDA Bambang yang dikonfirmasi mengenai kejadian itu, enggan mengatakan secara lengkap kronologisnya.
“Langsung saja konfirmasi ke Polres Loteng,” jawab singkat Bambang. (jay/r1)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here