Beranda Lombok Timur Sibuk Urus Syarat Nyaleg, Paripurna Batal

Sibuk Urus Syarat Nyaleg, Paripurna Batal

BERBAGI
MUHAMAD RIFA’I / RADAR MANDALIKA HM Khairul Rizal

LOTIM – Karena sibuk mengurus syarat administrasi menjadi Bakal Calon (Balon) dan pencalonan legislative, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Lombok Timur (Lotim) batal menggelar rapat paripurna. Sesuai jadwal, rapat paripurna bersama eksekutif dengan agenda penetapan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) APBD tahun 2017 seharusnya digelar, kemarin.
Ketua DPRD Lotim, HM Khairul Rizal di ruang fraksi Demokrat membenarkan, sidang ditunda karena jumlah anggota tidak kuorum. Sebagian besar anggota dewan tidak hadir, lantaran sibuk mengurusi persyaratan menjadi Caleg. “Iya rapat paripurna kita tunda, karena setengahnya anggota dewan sedang mengurus persyaratan Caleg,” katanya.
Lanjut Rizal, jumlah anggota dewan yang hadir saat akan melaksanakan rapat paripurna hanya sepertiga atau sekitar 20 orang. Sisanya, masih di RSUD Selong untuk mengurus syarat kesehatan, dan kejiwaan. Ketidak hadirannya itu, dimaklumi unsur pimpinan dewan. “Syarat kourum harus hadir minimal 33 anggota dewan. Baru sidang bisa kita lanjutkan,” imbuhnya.
Setelah ditunda lantaran tidak kuorum, unsur piminan bersama bagian sekretariatan serta pihak terkait lainnya yang masuk dalam Badan Musyawarah (Banmus), langsung rapat penetapan jadwal rapat paripurna selanjutnya. “Hasil kesepakatan Banmus, rapat paripurna kita agendakan Selasa (17/7) mendatang,” tandasnya seraya berharap pada hari itu nanti, semua anggota dewan bisa hadir.
Agenda ini merupakan rapat paripurna terakhir LKPJ masa kepemimpinan Bupati Lotim H Moch Ali Bin Dachlan dan Wakil Bupati (Wabup) H Haerul Warisin. Sekaligus melakukan rapat paripurna laporan pertanggungjawaban masa akhir jabatan Bupati dan Wabup. “Ini adalah rapat paripurna X masa sidang III tahun 2018 yang terakhir, kaitan dengan pembahasan dan penetapan Raperda LJPJ tahun anggaran 2018. Sekaligus laporan pertanggungjawaban masa akhir jabatan Bupati dan Wabup,” ungkapnya. (fa’i/r3)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here