Beranda Headline Masa Depan Lalu Zohri Terjamin

Masa Depan Lalu Zohri Terjamin

BERBAGI
IST/RADAR MANDALIKA Lalau Muhammad Zohri

MATARAM – Masa depan atlet lari cepat dunia U-20, Lalu Muhammad Zohri makin terjamin sekarang. Setelah berhasil memenangkan pertandingan bergensi itu di Finlandia, Rabu waktu setempat. Kini sejumlah pihak, bahkan pemerintah memberikan perhatian khusus kepada kehidupannya.
Dimana, Gubernur NTB M Zainul Majid memberikan uang Rp 100 juta untuk modal usaha, tunjangan hari tua 100 juta. Umrah bersama keluarga Ustad Adi Hidayat, uang 100 juta dari pengacara kondang Hotman Paris Hutapea, renovasi rumah Zohri di Dusun Karang Pangsor, Desa Pemenang Barat, Kecamatan Pemenang, Lombok Utara. Demikian juga Bupati Lombok Utara menjanjikan akan memperbaiki rumah bedek sang atlet dunia ini.

Selain itu, Zohri oleh Danrem 162/WB Kolonel Czi Ahmad Rizal Ramdhani memberikan peluang kepadanya untuk masuk TNI tanpa tes.

Rizal menyampaikan, sesuai petunjuk dari satuan Komando Atas, peluang Zohri sangat terbuka ikut bergabung di dunia militer. Lalu Muhammad Zohri, kata dia sudah dianggap sebagai keluarga besar dan menjadi anak angkat Korem 162/WB karena berkat prestasinya sudah mengangkat dan membawa nama baik bangsa dan negara di dunia internasional.

Selain itu, Rizal juga menyampaikan Korem akan memberikan bantuan rumah yang akan dicarikan lahan untuk dibangunkan. “Semoga kedepan akan muncul Lalu-Lalu yang berikutnya yang akan membawa nama baik NTB, bangsa dan negara,” harapnya Rizal, kemarin.

Sementara Kapenrem 162/WB Mayor Inf Dahlan menambahkan Korem akan menyiapkan tiket pesawat pulang pergi Mataram-Jakarta untuk kedua kakak Lalu Muhammad Zohri yang sesuai rencana kepulangannya ke Lombok tanggal 16 Juli mendatang.

“Kita akan fasilitasi keluarganya,” sambung dia.

Sementara itu, perusahaan di bawang naungan BUMN yakni, PT ITDC juga menawarkan masa depan untuk atlet dunia tersebut.
Sebagai bentuk apresiasi atas kerja keras yang sudah dilakukan, ITDC memberikan tawaran bantuan untuk renovasi rumah. Rencana renovasi didasari oleh adanya kesederhanaan Zohri yang patut dinilai lebih. Niat ini ditawarkan oleh ITDC yang juga bekerja sama dengan pihak Korem 162 WB.
Pihak ITDC melalui Wakil Direktur Proyek the Mandalika, Adi Sujono menunjukkan keseriusannya dengan melakukan survei lokasi tempat tinggal Zohri pada Jumat (13/7) bersama tim dari Korem. Survei ini diawali dengan pemantauan lokasi desa sekitar kediaman Zohri dilanjutkan dengan pengukuran lahan dan desain rumah yang akan dijadikan tempat tinggal lebih layak huni bagi Zohri dan keluarga.
“Sayangnya, kami tidak sempat bertemu dengan Zohri maupun saudaranya. Sehingga tawaran ini belum dapat disampaikan secara langsung,” ungkapnya.
Disamping tawaran tersebut, dukungan ITDC atas prestasi Zohri tidak hanya sesaat dalam bentuk bedah rumah bersama Korem. Tetapi juga menawarkan kesempatan bekerja di ITDC. Dalam hal ini, pengelola kawasan menawarkan Zohri sebagai tenaga pemeliharaan kawasan di Mandalika.
Pertimbangan ini dianggap cocok untuk Zohri karena dekat dengan alam dan olahraga. Sehingga relatif sesuai dengan talenta dan kualifikasinya. Serta dapat menjamin masa tua mantan atlet setelah pensiun dari lintasan lari.
“Bekerja dekat dengan tanah kelahiran, berlatih di kawasan yang indah disupport BUMN yang akan memanfaatkan tenaga kerja terbanyak Lombok,” tuturnya.
Sementara itu, Direktur Konstruksi dan Operasi, Ngurah Wirawan berharap agar Zohri bisa mengelola apresiasi jangka pendek yang akan diterima dari banyak pihak dengan bijak. Mengingat banyak atlet yang kehilangan pegangan ketika prestasi mereka menurun atau tidak sebaik awalnya. Namun ITDC berpikir jauh, dengan keterbatasan pendidikan formal, sulit bagi Zohri untuk bekerja baik dalam kompetisi karier bekerja.
“Jadi kami harap agar Zohri berkenan,” tuturnya.
Di samping itu, sejumlah orang dekat Zohri yang diwawancarai Radar Mandalika merasa bangga atas keberhasilan Zohri. Demikian juga cerita dari guru olahraga Zohri saat duduk di bangku SMPN 1 Pemenang, Rosida namanya.
“Saya bujuk terus supaya bisa lebih fokus latihan dalam cabor Atletik, namun Zohri mengaku lebih suka bermain sepak bola dulunya,” cerita sang guru, kemarin.
Wanita yang akrab disapa Ida ini, bisa dikatakan sebagai orang yang berada di belakang kesuksesan Lalu Muhamad Zohri sebagai atlet atletik yang kini sudah terkenal. Dimana, saat duduk di bangku SMP, Ida mengakui Zohri tidak begitu tertarik dalam menjalankan aktivtas latihan Atletik, namun Ida terus mendorong agar Zohri mau dalam menjalankan latihan karena dinilai sangat berpotensi. Bahkan beberapa kali dibujuk untuk ikut dalam ajang Olimpiade Olahraga Siswa nasional (02SN), namun Zohri menolak.
“Saya melihat dia punya potensi di cabor atletik,” katanya
Ia membeberkan, Zohri yang keras ingin menjadi pemain sepak bola saat SMP, diberikan pemahaman akan kelebihan jika berprestasi dalam cabang olahraga atletik dengan beprestasi pada cabang olahraga sepak bola. Namun, setelah mendengar ceramah Ida, Zohri pun luluh dan menuruti apa yang diharapkannya.(car-dhe/cr-jho/bam/r1)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here