Beranda Praya Metro Bangun Lapak hanya Habiskan Uang

Bangun Lapak hanya Habiskan Uang

BERBAGI
DOK/RADAR MANDALIKA Samsul Qomar

PRAYA — Keberadaan sejumlah lapak untuk pedagang kaki lima (PKL) yang dibangun pemerintah Loteng tahun lalu, terkesan hanya menghabiskan uang. Buktinya, sampai dengan saat ini masih banyak lapak tak dimanfaatkan PKL, mengapa?
Seperti lapak dibangun di depan SMPN 1 Praya, samping kantor BSM Cabang Praya, dan titik lainnya. Kali ini soal lapak pedagang disorot Ketua asosiasi pedagang kaki lima (Apkli) Loteng, M Samsul Qomar.
Pria yang juga Ketua Komisi II DPRD Loteng menegaskan, masalah lapak yang mubazir itu tidak boleh dipandang sepele. Sebab, pengelola yang sebelumnya tidak menempati, harusnya diberikan kesempatan kepada pedagang lainnya.
“Bukan malah diberikan kepada yang tidak jelas,” sentil Qomar, kemarin.
Dia mengatakan, untuk menindaklanjuti persoalan ini, pihaknya akan mempertanyakan kepada Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag). Sebab, dalam mengusulkan anggaran pembangunan lapak sudah jelas arah peruntukannya.
“Jangan baru saya ngomong baru mereka turun,” tegas dia.
Samsul mengaku, jika lapak itu tetap dibiarkan tetap kosong tidak dimanfaatkan, pihaknya menilai dinas terkait sudah merugikan pemerintah. “Sebelum pembangunan dimulai, harusnya melalui perencanaan matang agar pendanaan menjadi tidak sia-sia,” katanya.
Untuk itu, pihaknya menekan agar petugas dari dinas untuk agar bergerak yang proaktif untuk segara mengatasi persoalan itu. Bila dalam satu minggu kedepan tetap saja belum ditempati, pihaknya akan memanggil kadis dan mempertanyakan.
“Kami tidak mau tau dalam seminggu tidak ada perubahan maka catatan bagi kami di dewan untuk dinas terkait,” ancamnya.

Sementara itu, Kepala Disperindag Loteng, H Saman mengaku, bukan ini jadi penilaian jika kinerja SKPM gagal.
“Kami akui masih banyak lapak yang tidak difungsikan,” jawabnya.
Kendati demikian, dia membantah kalau persoalan ini seluruhnya menjadi kesalahan Disperindag semata. Tapi pihaknya akan mengupayakan agar semua lapak agar segera ditempati oleh pedagang yang membutuhkan. (jay/r1)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here