Beranda Headline Polisi Ungkap Lima Kasus Kejahatan Jalanan

Polisi Ungkap Lima Kasus Kejahatan Jalanan

BERBAGI
WINDY DHARMA/RADAR MANDALIKA AMANKAN: Kasat Reskrim Polres Lobar AKP Priyo Suhartono bersama jajaran menunjukkan barang bukti yang diamankan di Makopolres Lobar, kemarin.

LOBAR—Jajaran Polres Lombok Barat (Lobar) mengungkap lima kasus kejahatan jalanan, selama operasi kegiatan kepolisian yang ditingkatkan (KKYD). Operasi dimulai 6 Juli sampai 20 Oktober mendatang, menyasar kasus kejahatan jalanan dan premanisme.
Lima kasus kejahatan jalanan yang berhasil diungkap selama sepekan operasi itu tersebar di empat kecamatan se Lobar. “Dari tanggal 6-11 Juli kita sudah mengungkap lima kasus, TKP di Kediri, Labuapi, Gerung dan Senggigi,” kata Kasat Reskrim Polres Lobar, AKP Priyo Suhartono di Makopolres Lobar, kemarin.
Lima kasus tersebut terdiri dari empat kasus pencurian dengan pemberatan (Curat), dan satu kasus pencurian kendaraan bermotor (Curanmor). Dari jumlah kasus tersebut, polisi mengamankan enam pelaku. Salah satunya merupakan residivis.
“Lima orang kita amankan di polres Lobar, satu lagi di Polsek Senggigi. Mereka inisial AR, RH, SD, AZ, dan SU. Yang residivis SD,” jelasnya.
Dari tangan para pelaku turut diamankan sejumlah barang bukti (BB). Mulai dari handphone, tabung gas, kamera hingga satu sepeda motor. Para pelaku dikenakan pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan ancaman hukuman penjara paling lama 7 tahun.
Kapolres Lobar, AKBP Heri Wahyudi menambahkan, operasi KKYD merupakan instruksi dari Kapolri. Hal ini dalam rangka menyambut ASIAN Games yang digelar di Jakarta dan Palembang.
“Tujuannya biar tamu-tamu yang datang merasa aman dan terlindungi dalam kegiatan laga olahraga internasional itu,” terang Heri.
Heri menambahkah, Polres akan mendirikan pos polisi di jalur bypass BIL. Sesuai usulan Ketua DPRD Lobar Imam Kafali, pos itu sebagai salah satu pencegahan terjadinya tindak kejahatan di jalur bypass. “Hanya tinggal tindaklanjut dari Pemda untuk memberikan support. Karena itu untuk mengantisipasi kegiatan anak-anak muda yang trek-trekan di jalanan,” tegasnya.
Dalam kesempatan itu, Heri mengimbau kepada seluruh masyarakat khususnya wanita untuk tetap waspada. Jangan terlalu berlebihan menggunakan perhiasan saat keluar rumah. Sebagai antisipasi, hindari lokasi-lokasi tertentu yang rawan dan sepi pada saat berkendara pada jam-jam tertentu. “Apabila menemukan kejahatan-kejahatan itu, segera melapor ke kita,” imbaunya.
Diketahui, Kapolri Jenderal Tito Karnavian memerintahkan jajarannya bertindak tegas terhadap pelaku kejahatan jalanan. Operasi khusus pun telah dibentuk. Baik kejahatan jalanan seperti kekerasan, copet, jambret, hingga premanisme menjadi atensi pihak Polri.
Tito pun mengultimatum jajarannya dalam hal ini pimpinan polisi yang gagal menghentikan kejahatan jalanan akan dicopot. (cr-win/r3)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here