Beranda Lombok Timur Pencalonan Tak Terpengaruh Dualisme Hanura

Pencalonan Tak Terpengaruh Dualisme Hanura

BERBAGI

LOTIM – Kepemimpinan di tubuh Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Hanura Lombok Timur (Lotim) terjadi dualisme. SK ketua DPC pertama, dikantongi Daeng M Ikhsan. Sedangkan SK kedua setelah konflik Hanura di tingkat pusat pecah, ketua DPC Hanura Lotim dijabat Moh Izharudin. Kendati demikian, dualisme itu diklaim tidak mengganggu proses pencalonan menjadi calon Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Lotim.
Kepada Radar Mandalika, Daeng M Ikhsan di kantornya, kemarin mengatakan, pihaknya tidak mempermasalahkan adanya SK baru. Kendati menjabat ketua DPC berdasarkan SK pertama. Apalagi dalam SK terbaru itu, ia menjabat sebagai dewan penasehat partai. “Kita ikuti mana yang sah, dan kita serahkan sama ketua DPC baru,” kata Daeng M Ikhsan.
Ia pun legowo dengan terbitnya SK terbaru ketua DPC tersebut. “Kalau berdasarkan SK terbaru, saya tidak lagi menjadi ketua DPC Hanura Lombok Timur,” ungkapnya.
Menurutnya, siapa pun yang menjadi ketua DPC Hanura saat ini tidak masalah. Yang terpenting, proses pencalonan kader Hanura Lotim tidak terganggu oleh kondisi partai. Selain juga demi kelangsungan program partai di wilayah ini. “Pada prinsipnya, kami tak ingin karena gara-gara konflik partai dipusat, dan gara-gara ada SK baru DPC, kemudian kader partai tidak bisa nyaleg. Ini yang kami hindari,” tegasnya.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari Moh Izharuddin selaku ketua DPC Hanura Lotim yang baru. Saat dikonfirmasi via ponselnya kaitan dengan kondisi partainya, kemarin tidak ada respon. Saat dikonfirmasi via pesan singkat pun tak ada jawaban. (fa’i/r3)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here