Beranda Praya Metro Kado di HUT Bhayangkara untuk Polres Loteng

Kado di HUT Bhayangkara untuk Polres Loteng

BERBAGI
IST/RADAR MANDALIKA PENGHARGAAN: Para penerima penghargaan di momen HUT Bhayangkara foto bersama usia apel, kemarin.

PRAYA — Jajaran Polres Lombok Tengah (Loteng) patut berbangga hati di momen HUT Bhayangkara ke-72. Sebab, di momen bahagia itu ditambah lagi dengan penerimaan sejumlah kado berupa penghargaan diberikan Polda NTB.
Lebih mengejutkan lagi, ada tujuh penghargaan yang diterima sekaligus atas prestasi jajaran Polres baik di organisasi maupun pelayanan kepada masyarakat.
Adapun penghargaan yang diterima Polres Loteng, didaulat sebagai peringkat pertama lomba Satgas Nusantara, Lomba Polisi Cilik, Lomba Da’i Kamtibmas. Kemudian pringkat kedua, lomba unit pemberantasan Pungli, lomba Bhabinkmatibmas kreatif, lomba poskamling dan terakhir pringkat ketiga lomba kepatuhan pengisian E-LHKPN.
Kapolres Loteng, AKBP Kholilur Rochman menyampaikan, pihaknya menerima tujuh penghargaan dari Polda yang diberkan saat apel di lapangan Gajah Mada Polda NTB kemarin.
Kapolres menegaskan, banyaknya penghargaan yang diterima akan dijadikan sebagai motivasi untuk mengajak seluruh anggota guna meningkatkan kinerja serta bersyukur atas semua yang diraih.
“Semua penghargaan itu jadikanlah sebagai penyemangat,” kata kapolres kepada wartawan.
Selain itu, Kapolres menegaskan pencapaian itu bukan tanpa usaha. Semua yang didapatakan merupakan kerja sama semua anggota di lingkungan Polres maupun dukungan dari Pemerintah dan Forkopinda dalam setiap kegiatan yang dilaksanakan.
“Alhamdulillah setiap kegiatan Polres Loteng selalu mendapat dukungan penuh,” ungkapnya.
Ia menambahkan, dengan apa yang telah diraih tahun ini, pihaknya akan terus memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat. Terutama dalam menjaga keamananan maupun pelayanan lainnya. Apalagi, wilayah Loteng akan bertambah maju dengan kawasan wisata kedepanya. Sehingga, untuk mendukung itu, keamanannya harus terjamin.
“Demi keamanan kami juga telah mengeluarkan terobosan baru yakni dengan mengadakan berugak kamtibmas di setiap dusun bahkan desa,” beber dia.

Sementara itu, Wakapolres Loteng Kompol Haris Dinzah menambahkan, penghargaan yang didapatkan tim Saber Pungli merupakan kerjasama sama tim. Sehingga, baik dari lingkup Pemkab Loteng, Kejaksaan, maupun masyarakat.
“Ini juga akan menjadi motivasi kita,” kata dia.
Wakapolres menerangkan, program pemberantasan Pungli tahun ini, tidak akan beda dengan tahun sebelumnya. Pasalnya, tetap akan turun melakukan sosialisasi di tingkat kecamatan desa maupun dinas. Semua itu dilakukan agar memahami dan dapat memberi gambaran agar terhindar dari praktek Pungli.
Selain itu, Satgas ini terbuka untuk diberikan masukan dan terbuka masyarakat bisa terlibat secara langsung untuk mencari dimana tempat terjadinya praktek Pungli.
“Terpenting juga bahwa jangan sampai masyarakat dirugikan oleh Pungli,” ujarnya.
Menurutnya, terjadinya praktek Pungli karena tindakan pelaku disebabkan karena minimnya pengetahuan soal dampak pungutan liar.(jay/r1)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here