Beranda Headline Kasat Pol PP NTB Bungkam?

Kasat Pol PP NTB Bungkam?

BERBAGI
ILUSTRASI

MATARAM – Turunkan puluhan anggota Satpol PP Provinsi NTB ke Lombok Tengah mengawal proses rekapitulasi surat suara di kecamatan masih dipersoalkan.
Kasat Pol PP Provinsi NTB, Lalu Dirjaharta yang dikonfirmasi wartawan koran ini bungkam, tidak memberikan respons sedikitpun tentang surat perintah tugas (SPT) yang diterbitkan untuk penugasan anak buahnya ke Loteng.
“Apa maksud gubernur menurunkan Pol PP di Lombok Tengah ada apa ini,? tanya Bahaidin warga Loteng kepada wartawan.

mantan pentolan PMII NTB ini menegaskan, tugas Pol PP itu hanya menegakkan Peraturan Daerah (Perda) bukan ikut serta mengawal penghitungan suara pada Pilkada. Selaku warga Loteng tentu sangat menyesalkan kejadian tersebut. Seharusnya gubernur dalam urusan Pilkada ini tidak mengintervensi dengan menurunkan satu pengaman yang tidak ada urusannya dengan Pilkada.
“Pol PP itu menegakkan Perda, kok malah mantau rekapitulasi suara,” sentilnya.

Kondisi ini menurut Obok memperlihatkan gubernur tidak netral. Selaku pimpinan daerah harus bersikap bijak jangan memperlihatkan tanda tanyak kepada masyarakat Loteng. “Pertanyaan saya apakah di daerah lain sama juga, anggota Pol PP diturunkan,” sindir Obok lagi.

Seperti diketahui Kasat Pol PP NTB mengeluarkan Surat Perintah Tugas (SPT) dengan Nomor : 300/8/POLPP/VI/2018 tertanggal Mataram 25 Juni 2018 yang diteken langsung Kasat Pol PP, Lalu Dirjaharta. Isi dari SPT memerintahkan beberapa anggota Pol PP melaksanakan tugas pemantauan Tibumtranmas pasca pelaksanaan Pemilukada Gubernur dan Wakil Gubernur NTB 2018 di Lombok Tengah. Isi berikutnya melaksanakan tugas dengan penuh tanggungjawab dengan selalu berpedoman pada Standar Operasional Prosudur Polisi Pamong Praja. Melaksanakan koordinasi dengan pihak terkait untuk kelancaran pelaksanaan tugas dan melaporkan hasil pelaksanaan tugas kepada Kasat Pol PP provinsi NTB.
Dari surat itu, sebanyak 48 anggota Pol PP yang dibagi di 12 kecamatan di Lombok Tengah. Dimana mereka ditugaskan memantau dari sejak tanggal 29, 30 Juni dan tanggal 1 Juli. (cr-jho/r1)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here