Beranda Headline Selamat, Senin Besok Wirajaya Dilantik

Selamat, Senin Besok Wirajaya Dilantik

BERBAGI

MATARAM – Politisi Partai Gerinda Dapil tujuh Lombok Tengah, L Wirajaya dijadwalkan bakal dilantik menjadi wakil DPRD NTB bidang anggaran Senin (02/7) mendatang. Wirajaya mengganti posisi mantan Wakil Ketua DPRD NTB, Mori Hanafi yang mengundrukan diri karena ikut menjadi calon Wakil Gubernur NTB mendampingi Ahyar Abduh.

Pengambilan sumpah jabatan seperti tertuang dalam surat undangan yang diteken Ketua DPRD NTB, Baiq Isvie Rupada tertanggal 25 Juni nomor 005/506/DPRD.NTB/2018 perihal undangan menghadiri rapat paripurna istimewa DPRD NTB masa persidangan II tahun sidang 2018 dalam rangka pengambilan sumpah/janji Wakil Ketua DPRD Provinsi NTB Pengganti Antar Waktu (PAW) sisa masa jabatan 2014-2019.

Sebelumnya Wirajaya sebagai wakil DPRD NTB sisa masa jabatan 2014-2019 seperti tertuang dalam salinan keputusan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) nomor 161.52-1822 tahun 2018 tentang pengangkatan Wakil Ketua DPRD provinsi NTB yang ditetapkan di Jakarta 6 Juni lalu disebutkan, Lalu Wirajaya resmi sebagai Wakil Ketua DPRD Provinsi NTB sisa masa jabatan 2014-2019.

Wirajaya mengaku tentu berbahagia apalagi setelah melewati berbagai proses dan sampai ada keputusan Mendagri yang kemudian mengantarkan pada pengambilab sumpah. Selaku wakil rakyat, kata Wirajaya tentu jabatan sebagai wakil dewan adalah amanat partai dan amanat rakyat pada umumnya dan khususnya Dapil Lombok Tengah yang akan lebih maksimal diperjuangkan apalagi salah satu contoh yang sampai saat ini betapa masyarakat Loteng selatan bisa dibangunkan DAM Mujur.

“Harapan besar dengan posisi sebagai wakil ketua bisa lebih maksimal kita suarakan,” tegasnya saat dikonfirmasi.

Disinggung apakah akan menduduki posisi wakil bidang penggaran seperti Mori Hanafi, Wira mengaku pimpinan dewan bersifat kolektif kolegial meski nanti ada pimpinan yang membidangi komisi-komisi tertentu. Yang pasti dirinya akan mempelajari terlebih dahulu terkait dengan posisi yang diamanahkan itu.
Secara umum, kata dia jabatan dewan mengacu pada Tupoksi pengawasan, penganggaran dan pembuatan Perda namun jabatan wakil dewan lebih tinggi sehingga banyak hal diawal statusnya akan dipelajari.
“Kita pelajari dulu ilmu ilmunya saja,” kata Jaya. (cr-jho/r1)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here