Beranda Lombok Utara Tahun ini, KLU Dijatah 19 Ribu Sertifikat

Tahun ini, KLU Dijatah 19 Ribu Sertifikat

BERBAGI
Ist/radar mandalika SAMBUTAN: Bupati Lombok utara Najmul Akhyar saat menyampaikan sambutan dalam acara sosialisasi program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) di Aula Bupati belum lama ini.

KLU—Kabupaten Lombok Utar(KLU) mendapat kouta sertifikat pada program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) tahun ini, sebanyak 19 ribu. Hal ini mencuat saat acara sosialisasi program PTSL bertempat di Aula Kantor Bupati Lombok Utara belum lama ini.
Hadir dalam acara tersebut, Sekda KLU Drs H Suardi MH, Kepala ATR/BPN KLU Keman SH, Kasi Intel Kejari Mataram Agus Taufikurrahman SH MH, Inspektur KLU Drs Zaenal Idrus, parakepala OPD KLU lainnya, para camat, dan kades se-KLU.
Kepala ATR/BPN KLU, Keman SH menyampaikan, tahun 2018 target PTSL di KLU naik drastis dibandingkan tahun 2017. Yakni tahun lalu 13 ribu sertifikat. Sedangkan pada tahun 2018 ini, sesuai dengan perintah Presiden RI dari 5 juta sertifikat menjadi 7 juta di seluruh Indonesia. Kabupaten Lombok Utara tahun ini mendapat 19 ribu sertifikat.
Lebih lanjut dijelaskan, tahun 2018 ada pada lima kecamtan, terdiri dari 23 desa sesuai dengan animo masyarakat. Untuk tingkat Provinsi NTB disampaikan progres tiap hari. “Saya berharap pelaksanaan PTSL tak ada hambatan. Kepada kepala desa mohon kerjasamanya dengan baik,” tuturnya.
Kasi Intel Kejari Mataram, Agus Taufikurrahman SH MH menjelaskan, diadakannya sosialisasi ini agar para kades mendukung program pemerintah. Yang tujuannya untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat. “Sedikit gambaran pada tahun 2017, pelaksanaan PTSL ada Peraturan Bupati terkait SKB 3 menteri yang penganggarannya diambil perbidang. Tolong jangan lakukan penarikan untuk mendukung program PTSL,” ujarnya.
Tahun 2018 pelaksanaan PTSL terendah di KLU, karena sebagian kades tak mendukung terkait biaya yang ditanggung peserta program PTSL. “Kepala desa hanya menginformasikan saja, bukan menyiapkan. Jangan bermain dengan aturan yang mengeluarkan biaya, terkait alas hak ada di BPN,” imbuhnya.
Sementara, Bupati Lombok Utara Najmul Akhyar dalam sambutannya berharap adanya penguatan semangat bekerja. Dalam sosialisasi ini diharapkan semua pihak dapat mengetahui lebih jelas prosedur dalam menjalankan program tersebut. Serta mendukung PTSL agar terlaksana sukses, dan bisa memenuhi kebutuhan masyarakat sesuai kouta yang dijatahkan. “Memang perlu diskusi dengan para kades, karena masih ada keraguan dan hambatan dalam program PTSL untuk dicarikan solusinya. Saya berharap kita bisa memahami substansi dari acara sosialisasi ini,” pesan Najmul. (cr-dhe/r3)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here