Beranda Headline Pelabuhan Kayangan Mulai Dipadat Pemudik

Pelabuhan Kayangan Mulai Dipadat Pemudik

BERBAGI
IST / RADAR MANDALIKA MENGULAR: Tampak antrean panjang penumpang penyeberangan Pelabuhan Kayangan, di loket pembelian tiket penyeberangan, Sabtu malam lalu.

LOTIM – Senin (11/6) malam, manajemen Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan (ASDP) Pelabuhan Kayangan Lombok Timur (Lotim), memprediksi menjadi puncak arus mudik. Bahkan Sabtu (9/6) malam lalu, antrean arus mudik mulai meningkat sekitar pukul 21.00 Wita dan habis terangkut sekitar pukul 11.00 Wita, kemarin.
General Manager (GM) ASDP Pelabuhan Kayangan, Cuk Prayitno, kepada Radar Mandalika via ponselnya, kemarin mengatakan, penumpang angkutan penyeberangan lebih banyak menggunakan kendaraan pribadi. Sedangkan kendaraan truk besar dan sedang, mulai berkurang. “Yang banyak kendaraan roda dua dan mini bus. Malah antrean sampai jembatan timbang,” tegas Prayitno.
Prayitno menjelaskan, sejak pos angkutan mudik lebaran Idul Fitri diresmikan H-6, terjadi peningkatan tajam di semua sektor. Berdasarkan data yang dikantongi ASDP, jumlah trip tahun 2017 lalu sebanyak 48 trip, dan tahun ini sebanyak 42 trip. Sementara jumlah penumpang, mengalami peningkatan hingga 195 persen dibanding tahun sebelumnya.
Dimana tahun ini 8.646 penumpang, dan tahun 2017 sebanyak 4.427 orang. Roda dua tahun 2017 sebanyak 673 unit, sedangkan data sementara tahun ini mencapai 2.343 atau meningkat 348 persen. Roda empat tahun 2017 sebanyak 606 unit meningkat tahun ini sebanyak 726 unit atau 120 persen. Jika dibandingkan dengan total pemudik dari pulau Lombok ke Pulau Sumbawa pada tahun sebelumnya (2017) dengan tahun ini, angkanya baru mencapai 27 persen dari total 45.230 orang, kendaraan roda dua sebanyak 35 persen dari 8.229 unit dan kendaraan roda 4 sebanyak 27 persen dari 4.757 unit.
Mengatasi antrean panjang di loket, pihaknya menerapkan loket khusus kendaraan roda dua. Keberadana loket khusus tersebut, dinilai cukup membantu mengatasi antrean panjang. Bahkan, agar tidak terjadi penumpukan penumpang dalam waktu lama, satu kapal bisa mengangkut 100 sampai 150 kendaraan roda dua untuk ukuran kapal besar.
Yang membuat hati ASDP lega, perbaikan dermaga dua selesai tepat waktu. Terlebih, kemampuan dermaga dua mencapai 60 ton. Sehingga, semua bisa diantisipasi. Sebanyak 24 armada kapal juga dioperasikan untuk mengatasi lonjakan arus lebaran idul fitri ini. “Dalam sehari, jumlah penumpang orang dan kendaraan mencapai ribuan. Sekarang pelabuhan sedikit longgar, dibandingkan dua hari lalu,” tegasnya.
Mengantisipasi hal tak diinginkan selama pelayaran di tengah laut, ASDP tetap berkoordinasi dengan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) terkait perkembangan cuaca. Sejauh ini, cuaca tetap dalam kondisi aman. Begitu juga gelombang laut masih aman, dalam arti tidak membahayakan penumpang saat pelayaran. “Mudah-mudahan selama arus mudik dan balik, semua berjalan aman dan lancar. Tidak terganggu oleh cuaca, atau kondisi lainnya,” pungkas Prayitno. (fa’i/r3)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here