Beranda Mataram Masa Tenang, APK Paslon Harus Bersih

Masa Tenang, APK Paslon Harus Bersih

BERBAGI
SUSAN/RADAR MANDALIKA Yan Marly

MATARAM – Masa kampanye empat pasangan calon gubernur dan wakil gubernur NTB, akan berakhir 23 Juni mendatang. Mulai tanggal 24-26 Juni, menjadi masa tenang. Di mana empat paslon dilarang keras melakukan kegiatan politik apapun.
Kepala Divisi Sosialisasi KPU NTB, Yan Marly mengatakan, masa tenang harus bersih dari segala bentuk alat peraga kampanye. Ia mengimbau agar semua relawan dan tim sukses masing-masing pasangan calon segera mencabut baliho, spanduk, stiker maupun alat peraga lainnya. Sejak tanggal 24-26 Juni sebelum pencoblosan pada tanggal 27 Juni mendatang. “Ketentuannya yang membersihkan alat peraga kampanye itu adalah tim kampanye paslon mereka,” katanya, kemarin.
Kalau relawan tidak melakukan pembersihan, maka Badan pengawas pemilu (Bawaslu), dan KPU akan menggandeng Satpol PP untuk sterilisasi alat peraga kampanye. Nantinya, Bawaslu berkoordinasi dengan Satpol PP kabupaten/kota untuk melakukan pembersihan terhadap alat peraga kampanye dimulai dari masa berakhirnya kampanye. “Selama masa tenang, semua atribut tidak ada lagi,” imbuhnya.
Divisi Organisasi dan SDM Bawaslu NTB, Itratip mengatakan, pihak yang harus menurunkan baliho itu adalah pasangan calon. Nantinya, Bawaslu juga akan menggandeng Panwas, Satpol PP kabupaten/kota untuk menurunkan apabila masih saja terpasang saat masa tenang. “Kita dari Bawaslu juga sudah melakukan kordinasi dengan KPU, Panwas, dan Satpol PP terkait dengan penurunan APK saat masa tenang,” katanya.
Ia menjelaskan, Bawaslu kewenangannya adalah merekomendasikan kepada KPU. Bahwa ada baliho-baliho yang pemasangannya tidak benar dari sisi ukuran tempat pemasangan. Temuan itu direkomendasikan kepada KPU, kemudian KPU aturannya menyurati paslon agar baliho atau alat sosialisasi itu ditertibkan.
Yan mengajak semua pihak berpemilu iengan penuh etika dan integritas. “Semestinya kita berharap paslon agar berpemilu ini penuh integritas. Mari kita berikan contoh yang baik kepada publik, sebagai calon pemimpin harus memberikan contoh yang baik kepada masyarakat, harus memberikan contoh ketaatan terhadap hukum yang baik,” pungkasnya.(cr-can/r3)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here