Beranda Headline Hasil Operasi Selama Dua Pekan

Hasil Operasi Selama Dua Pekan

BERBAGI
DIKI WAHYUDI/RADAR MANDALIKA MUSNAHKAN: Kapolres Loteng AKBP Kholilur Rochman saat menunjukkan miras yang berhasil diamankan anggotanya, kemarin.

PRAYA — Ribuan liter minuman keras (Miras) bermerek dan tradisional berupa brem termasuk tuak dimusnahkan Polres Lombok Tengah, kemarin.
Pemusnahan ini langsung disaksikan jajaran Forkopinda, camat bahkan Kades di Gumi Tastura. Miras dimusnahkan merupakan hasil operas selama 14 hari atau selama dua pekan.

Kapolres Loteng, AKBP Kholilur Rochman menyebut, miras yang dimusnahkan di antaranya 550 botol miras bermerek. Sedangkan 8.452 liter miras jenis tuak.
Dari hasil operasi tersebut, pihaknya menetapkan 92 orang tersangka. Tersangka didominasi pemain lama dan sisanya pemain baru. Adapun kasus yang terungkap di antaranya, judi dengan jumlah tersangka sebanyak 22 orang, pedagang minuman keras tanpa izin sekitar 64 tersangka dan pelaku pencurian serta kekerasan enam orang.
“Kami juga menangamankan barang bukti (BB) saat penangkapn dari tangan tersangka berupa alat judi boladil dan domino,” bebernya, kemarin.
Ia mengaku, dari kegiatan operasi itu paling banyak terungkap adalah penyakit masyarakat. Dimana kasus tersebut terdiri dari perjudian dan minuman keras (Miras) yang mencapai puluhan tersangka.
“Terbanyak kasus miras,” beber dia.
Diharapkan setelah dilakukan pemusnahan ini, akan menjadi pembelajaran bagi semua pedagang untuk tidak mengulanginya lagi. Sebab, dengan banyaknya peredaran miras itu kerap kali memicu kriminalitas terjadi.
“Banyak kami temukan pelaku yang ditangkap terpengaruh akibat miras,” ceritanya.(jay/r1)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here