Beranda Lombok Barat Pencairan DD Molor

Pencairan DD Molor

BERBAGI
WINDY DHARMA/RADAR MANDALIKA Kusuma Supake

LOBAR—Pencairan Dana Desa (DD) untuk tahap II nampaknya akan molor dari target yang diharapkan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Lombok Barat (Lobar). Pasalnya dari 119 desa yang ada di Lombok Barat (Lobar), 116 di antaranya sudah melakukan pencairan, sedangkan sisanya masih berproses.
“Sisa tiga desa yang belum,” ungkap Kepala Bidang (Kabid) Pemerintah Desa (Pemdes) DPMD Lobar, Kusuma Supake, kemarin.
Menurut Supake, tiga desa yang belum melakukan pencairan itu dikarekan belum lengkapnya syarat administrasi untuk diajukan pencairan. Namun pihaknya tetap mendorong untuk segera melengkapi.
Iapun mengakui jika pencairan dan pengunaan DD ini dirasa molor dari target pihaknya. Sebab seharunya pada akhir bulan maret lalu seluruh penggunaan DD itu sudah tuntas semua, lantara pencarian dan ekskusi DD tahap I dengan II waktunya berhimpitan.
Keterlambatan pencairan DD ini juga disebabkan kendala terjadi perubahan regulasi dari pusat disaat proses penggunaan DD itu sedang berjalan.
“Tahap I itu Januari sampai minggu ketiga bulan Juni, lalu berlanjut tahap II Juni sampai akhir tahun,” jelasnya.
Kendati demikian sudah banyak desa yang selesai melakukan pelaksanaan DD tahap I. sehingga selanjutnya akan dianjurkan untuk pencairan tahap II.
“Untuk tahap II persyatannya laporan DD tahap I dan SPJ serta rekomendasi dari kecamatan,” pungkasnya.
Sementara itu, Kasi Bantuan Keuangan Desa DPMD Lobar, Ahmad Maryuki menambahkan jika hampir sebagaian desa terkendala belum menyelesaikan APBDes.
Hal inipun dikarekan adanya kebijakan baru terkait program padat karya.
Dimana dalam alokasi progam, dana pembangunan harus dialokasikan 30 persen dari hari orang kerja (HOK) untuk padat karya.
“Desa wajib mematuhi aturan ini, sehingga mau tidak mau desa yang sudah menyusun APBdes terpaksa melakukan penyesuaian,” jelasnya.
Pihaknya pun hanya bisa mendorong desa untuk mempercepat penyelesaian persyatanpencairan. (cr-win)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here