Beranda Praya Metro Kidang Bentuk Panitia Rekrutmen BPD

Kidang Bentuk Panitia Rekrutmen BPD

BERBAGI
TARNADI/RADAR MANDALIKA MUSYAWARAH: Sejumlah warga Desa Kidang, Kecamatan Praya Timur yang berasal dari unsur Kadus, BPD lama, pemuda, dan lainnya melaksanakan musyawarah pembentukan panitia pengisian BPD baru di aula kantor desa setempat, kemarin.

PRATIM—Pemerintah Desa Kidang, Kecamatan Praya Timur (Pratim) melakukan musyawarah pembentukan panitia pengisian anggota badan permusyawaratan desanya (BPD), kemarin. Musyawarah ini dilakukan karena masa jabatan BPD lama segera berakhir. Sedangkan peran BPD dalam pesta demokrasi berupa Pilkades sangat vital.
Kades Kidang, Abdul Razak mengatakan, sistem dan tahapan pemilihan panitia pengisian anggota BPD dan pemilihan anggota BPD merupakan amanat dari regulasi yang tertuang dalam Undang-Undang Desa Nomor 6 tahun 2014. Untuk menindaklanjuti itu juga diatur dalam Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 110 tahun 2016 dan Peraturan Bupati (Perbup) Nomor 12 tahun 2016. Di sana juga beber Kades, diatur masa jabatan BPD selama enam tahun dan dilakukan pemilihan tiga bulan sebelum masa jabatannya berakhir. Sehingga untuk menindaklanjutinya saat ini karena seperti diketahui masa jabatan BPD lama akan berakhir pada Agustus mendatang.
“Kita punya waktu tiga minggu untuk mengisi nama-nama anggota BPD baru ini,” ujarnya.
Ditambahkan Kades dua periode ini, panitia pengisian anggota BPD sesuai aturan sejumlah 11 orang yang terdiri dari unsur pemuda, perangkat desa, dan tokoh masyarakat. Untuk itu agar anggota BPD yang baru segera terisi, ia meminta panitia segera bekerja karena anggarannya juga sudah disediakan melalui APBDes.
“Jumlah daerah pemilihan (Dapil) anggota BPD yang sembilan orang itu kan sudah terbagi. Silakan panitia koordinasikan dengan tokoh-tokoh di sana,” serunya.
Hal yang sama juga dikatakan Sekretaris BPD, Mahyip. Mengenai agenda pemilihan panitia pengisian anggota BPD ini sudah jelas aturannya dan jauh berbeda dengan mekanisme periode sebelumnya. Terhadap hal ini dirinya yakin tidak akan menjadi persoalan. Yang terpenting bagaimana panitia pengisian ini nantinya bekerja sesuai dengan pedoman agar tidak menjadi persoalan di bawah. Dengan harapan ke depan proses demokrasi di desa lebik baik dan maju.
“Kalau penentuan Dapil kan tinggal dibagi tiga sesuai dnegan usualan pemekaran kemarin,” jelasnya. (tar)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here