Beranda Headline Kondisi SDN 1 Lenek Memprihatinkan

Kondisi SDN 1 Lenek Memprihatinkan

BERBAGI
MUHAMAD RIFA’I / RADAR MANDALIKA RUSAK : SDN 1 Lenek yang mengalami rusak sedang dilihat langsung Kadis Dikbud Lotim, kemarin.

LOTIM – Kondisi bangunan Sekolah Dasar (SD) Negeri 1 Lenek Kecamatan Lenek Lombok Timur, cukup memprihatinkan. Utamanya empat ruang kelas yang dihuni kelas IIA, IIB, IIIA dan 3B. Diketahui, sekolah ini sejak dibangun tahun 1985, tak pernah mendapat bantuan rehab.
Kepala SD Negeri 1 Lenek, Iskandar, kemarin mengatakan, selain mengalami kerusakan empat ruang kelas. Juga mengalami kekurangan dua kelas yakni ruang kelas I. Selama lima tahun belakangan ini, kelas I menempati rumah dinas sebagai ruang kelas. “Tidak pernah dapat bantuan rehab sejak berdiri. Rumah dinas yang menjadi kelas sementara untuk kelas I sudah usang,” kata Iskandar dihadapan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Lotim, H Lalu Suandi, kemarin.
Pada kesempatan itu, Kepala dinas Dikbud Lotim, H Lalu Suandi langsung mengecek kondisi fisik sekolah. Kepada awak media, ia mengaku sekolah ini sudah masuk daftar penerima Bantuan Pemerintah Pusat (Bantah). “Kita akan perjuangkan supaya SDN 1 Lenek ini goal dapat Bantah. Kerusakan SD ini tergolong rusak sedang,” kata Suandi.
Lanjut Suandi, terdapat tiga sumber anggaran yakni Dana Alokasi Khusus (DAK), Bantah dan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Anggaran melalui DAK, tahun ini diperuntukkan selain untuk fisik sebanyak 21 Ruang Kelas Baru (RKB), 40 ruang rehab sedang, juga untuk peningkatan mutu, dan jambanisasi.
Sedangkan anggaran bersumber dari Bantah, Dikbud berkerjasama dengan SMK Bangunan. SMK Bangunan yang melakukan survey teknis, dan menentukan mana yang rusak, berapa jumlah kerusakan serta tingkat kerusakannya. “Dari 720 SD kita di Lombok Timur, 30 persen lebih rusak sedang. Kita harus pelan-pelan dengan tetap mengedepankan rehab tuntas. Tidak berdasarkan azas pemerataan. Contoh pemerataan, bangunan rusak tiga, kita kasih dua, tentu sisanya akan merembet. Lebih baik, rehab tuntas,” pungkasnya. (fa’i/r3)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here