Beranda Pendidikan Siswa Belajar Outdoor di Pekan Inovasi

Siswa Belajar Outdoor di Pekan Inovasi

BERBAGI
RIRIN/RADAR MANDALIKA BELAJAR: Sejumlah siswa SDN 1 Ampenan antusias mendengarkan penjelasan tentang cara bertanam hidroponik di stand Balitbang di Pekan Inovasi, dan Gelar TTG Kota Mataram, kemarin.

MATARAM—Pekan Inovasi dan Gelar Teknologi Tepat Guna (TTG) Kota Mataram, tak disia-siakan kalangan pelajar. Sejak hari pertama dibuka pada Senin (26/3) lalu, silih berganti para pelajar datang ke lokasi pameran beragam inovasi dan teknologi tersebut.
Seperti kemarin, ratusan pelajar kelas V dari SDN 1 Ampenan berkunjung ke lokasi Pekan Inovasi dan Gelar TTG Kota Mataram. Didampingi guru wali kelas, para siswa berkeliling mengunjungi semua stand milik OPD, kecamatan hingga perguruan tinggi. “Ini kesempatan bagi anak-anak untuk belajar di luar kelas,” kata guru kelas V, Suherlan yang ikut mendampingi para siswa-siswinya.
Menurut dia, anak-anak sengaja diajak ke lokasi gelar TTG karena terdapat kaitan antara pembelajaran di kelas dengan berbagai teknologi yang dipamerkan. Para siswa diberi tugas mencatat apa yang dilihatnya, kemudian saat kembali ke sekolah akan didiskusikan. “Akan menjadi bahan pembelajaran antara apa yang anak-anak lihat secara ril dan teori di sekolah,” jelasnya.
Sebelum memutuskan membawa anak-anak ke lokasi pameran, pihak sekolah mendapat informasi dari Dinas Pendidikan tentang adanya Pekan Inovasi dan Gelar TTG ini. Setelah melalui musyawarah, diputuskan membawa anak-anak kelas V dari tiga rombel di hari terakhir kegiatan, kemarin. “Kita bebaskan anak-anak keliling untuk bisa menghimpun materi yang seluas-luasnya di sini,” ungkapnya.
Bagi para siswa, sejumlah inovasi yang ditampilkan dalam pameran menarik perhatian mereka. Namun, ada dua stand yang ramai dikunjungi para siswa. Yakni stand Dinas Lingkungan Hidup (DLH), dan stand Balitbang yang menampilkan cara bertanam hidroponik. “Hidroponik paling menarik,” kata Realita Asti Rizky, seorang siswi kelas V.
Hidroponik menarik karena ia baru pertama kali melihat cara bertanam dengan media air. “Biasanya kan nanam pakai tanah. Ini pakai air, tumben saja lihat,” imbuhnya.(rin)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here