Beranda Mataram Mesin Pencampur Kedelai Jadi Juara

Mesin Pencampur Kedelai Jadi Juara

BERBAGI

MATARAM—Sebanyak 3 ribu pengunjung telah mendatangi arena Pekan Inovasi, dan Gelar Teknologi Tepat Guna (TTG) Tingkat Kota Mataram tahun 2018. Jumlah kunjungan itu sampai hari terakhir dari masing-masing stand, kemarin.
Sementara berdasarkan hasil penilaian, inovasi Surya Abdul M yang dinamai mesin pencampur kedelai dengan ragi tempe, hasil menjadi juara untuk katagori inovator teknologi tepat guna.
Untuk dua kategori lainnya, yakni kategori teknologi tepat guna dimenangkan oleh Posyantek Kecamatan Ampenan, dan katagori stand dimenangkan RSUD Kota Mataram. Pengumuman hasil penilaian Tim Juri disampaikan pada saat kegiatan penutupan Pekan Inovasi dan Gelar TTG tingkat Kota Mataram Tahun 2018, kemarin (28/3).
Menurut Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan (Litbang) Kota Mataram Miftahurrahman, secara umum kegiatan telah dilangsungkan dengan baik, lancar, dan relatif tidak ada kendala. Komitmen dan konsistensi peserta dari awal sampai kegiatan berakhir masih tetap terjaga.
Berdasarkan pengamatan, evaluasi, dan masukan dari berbagai pihak, masih ada catatan yang harus menjadi perhatian. “Seperti dalam satu produk hasil inovasi tidak menampilkan spesifikasi produk, sehingga ukuran kapasitas menjadi tidak rinci dan ukuran produktivitas produk juga belum jelas,” ungkapnya.
Segala catatan-catatan lain akan menjadi bahan evaluasi bagi pihaknya untuk dapat menggelar kegiatan dengan lebih baik di masa mendatang. Salah satunya adalah terkait peserta yang dianggapnya masih ada yang belum mampu menjelaskan mengenai produk hasil inovasinya secara optimal. Seharusnya, kemampuan untuk menjawab pertanyaan pengunjung tentang produk dan teknik penyajian produk sudah dikuasai terlebih dulu sebelum produk dipamerkan ke publik.
Hal lain yang menjadi catatan untuk penyelenggaraan pada tahun-tahun berikutnya adalah bahwa hasil inovasi yang diikutsertakan tidak harus berupa inovasi besar, bisa saja berupa inovasi yang kecil namun dengan jenis yang lebih beraneka ragam.
Mewakili Plt Wali Kota Mataram sesaat sebelum menutup kegiatan secara resmi, Asisten I Setda Kota Mataram Lalu Martawang mengatakan, Pemerintah Kota Mataram memberi apresiasi pada penyelenggara maupun peserta yang telah berpartisipasi. Bagi para pemenang yang ditetapkan sebagai juara untuk tahun 2018, diharapkan pula agar tidak cukup puas sampai di sini saja.
Namun hendaknya terus berupaya melakukan perbaikan dan peningkatan, serta ikut mendorong terus bertumbuhnya budaya kreativitas dan inovasi di lingkup masing-masing. Sejalan dengan komitmen Pemerintah Kota Mataram untuk terus meningkatkan pemberdayaan masyarakat. “Karena pemberdayaan masyarakat merupakan kunci pembangunan,” katanya. (rin)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here