Beranda Praya Metro Gelang Dermaga Apung Masih Kebuka

Gelang Dermaga Apung Masih Kebuka

BERBAGI
DOK/RADAR MANDALIKA DISOAL: Kondisi gelang dermaga apung Kuta yang kebuka, beberapa waktu lalu.

PRAYA — Dari dua titik proyek pembangunan Dermaga Apung di Pantai Selong Belanak, Kecamatan Praya Barat, dan Dermaga Apung di Pantai Kuta Desa Kuta, Kecamatan ditemukan ada gelang tiang masih kebuka. Lebih khusus di Kuta.

Parahnya lagi, dermaga ini belum berfungsi dengan baik karena kondisi. Belum lama ini juga, anggota Komisi III DPRD Loteng pernah terjun ke lapangan dan memberikan catatan kepada Dinas Perhubungan.

“Memang dermaga apung itu belum bisa difungsikan secara maksimal. Hanya beberapa beberapa nelayan yang memarkirkan perahunya,” ungkap Sekretaris Dishub Loteng, Lalu Akhmad Sauki di ruang kerjanya, kemarin.

Dari hasil pemantauan bersama dengan Komisi III, pengerjaan dermaga apung di Pantai Kuta itu lebih bagus bila dibandingkan dengan dermaga apung di Pantai Selong Belanak.

“Dermaga Pantai Selong Belanak sudah selesai, namun masih ada gelang dermaga yang terbuka,” bebernya.

Sauki mengaku, sekarang proses pengerjaan kedua dermaga itu sesuai kontrak kerja sudah berakhir. Namun, saat ini masih dalam tahap pemeliharaan, sehingga kedua dermaga itu belum bisa difungsikan oleh nelayan.

“Pengerjaan dermaga apung ini bermasalah. Karena tidak lama ini kami menerima surat pemanggilan untuk konsultan dari Kejaksaan Tinggi (Kejati) mengenai dermaga itu,” ceritanya fulgar.

Untuk diketahui, proyek dermaga apung tersebut sumber dana APBN melalui Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT)  2017, dengan total pagu anggaran Rp 7 miliar lebih. Rinciannya, Pantai Kuta dengan nilai anggaran Rp 4,3 miliar dan di Pantai Selong Belanak Rp 2,7 miliar.

“Ya memang benar dermaga belum difungsikan maksimal,” kata seorang nelayan Kuta Sanim. (jay/r1)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here