Beranda Politik Zul-Khair Masuk Dispar Lobar, Ada Apa?

Zul-Khair Masuk Dispar Lobar, Ada Apa?

BERBAGI
WINDY DHARMA/RADAR MANDALIKA SILAHTURAHMI: Paslon Zul-Khair saat berkonsultasi dengan Kepala Dispar Lobar Ispan Junaidi terkait pariwisata di Kantor Dinas Pariwisata Lobar, kemarin.

LOBAR—Di sela-sela waktu mengecek data kependudukan yang belum melakukan perekaman di Dukcapil, Paslon Bupati dan Wakil Bupati Lobar HM Izzul Islam-TGH Khudari Ibrahim (Zul-Khair) menyempatkan diri berkunjung ke Pemda Lobar.
Paslon nomor urut 1 ini bersilahturahmi mendatangi Kantor Dinas Pariwisata (Dispar) sebatas konsultasi terkait pariwisata, bukan untuk kampanye. Paslon Zul-Khair pun diterima langsung oleh Kepala Dispar Lobar, Ispan Junaidi.
“Ini hanya konsultasi saja, terkait akan ada pertemuan pengusaha pariwisata di Batam yang digagas oleh kawan saya sendiri. Tentu saya datang ke sini untuk mendapat masukan dan informasi berkaitan dengan pariwisata yang sudah dan belum terbangun,” terang HM Izzul Islam selepar silahturahmi, kemarin.
Menurutnya, konsultasi itu juga berkaitan dengan lahan, dan para investor yang sudah masuk kedalam wilayah pariwisata. Hal itu pun diakuinya sudah diperoleh dirinya saat konsultasi dengan Dispar Lobar.
“Cuma itu aja kedatangan kita, tidak ada yang lain,” tegasnya.
Lebih lanjut terkait pertemuan pengusaha pariwisata di Batam itu, Izzul menjelaskan bahwa pertemuan itu akan berlangsung akhir Maret ini. Nantinya para pengusaha itu tidak hanya dari dalam negeri saja, namun juga dari luar negeri dan akan membahas terkait permasalahan pariwisata.
“Kalau saya mewakili pengusaha orang Jakarta. Tapi nanti setelah itu tanggal 10 April akan ada pertemuan di Lombok,” ujarnya.
Ia menyampaikan terlepas nantinya dirinya merupakan calon bupati atau tidak dirinya tetap akan memperhatikan pariwisata di NTB khususnya di Lobar. Sebab pihaknya akan mengejar para investor yang serius untuk berinvestari.
Hal ini karena banyak lahan kosong yang tidak berpenghuni di kawasan pariwisata yang ditinggalkan oleh investor.
“Karena dengan terbangunnya lahan yang sudah menjadi tata ruang pariwisata, maka lapangan pekerjaan itu akan tercipta. Kalau dibiarkan lahan tidur tidak berpenghuni tidak bisa orang kerja, itu tujuan saya dan kebetulan kepala Dispar yang punya program,” jelasnya.
Pertemuan para pengusaha itu sendiri, kata Izzul tidak hanya akan dilakukan di Batam saja. Namun akan bergiliran di tempat asal para pengusaha, seperti dirinya yang akan merekomendasikan Lombok sebagai tempat selanjutnya pertemuan itu.
“Kira-kira apa yang bisa diinvestasikan di Lombok? Jadi ini khusus untuk investasi jangka panjang, bukan untuk investasi lalu ditinggal,” pungkasnya.
Sementara itu Kepala Dispar Lobar, Ispan Junaidi pun memastikan bahwa pertemuan tersebut hanya sebatas silahturahmi saja. Dirinya pun mengapresiasi atas silahturahmi itu, lantaran tidak hanya dilakukan di Dispar Lobar saja, namun sejumlah dinas lainnya.
“Kedatangnya ingin mendengarkan informasi terkait dengan tupoksi masing-masing dinas. Saya kira itu sebuah langkah yang bagus menurut saya, untuk berkomunikasi dengan berbagai dinas tentang yang sudah, sedang dan akan dilaksanakan,” jelasnya.
Dirinya pun memastikan bahwa pertemuan itu hanya sebatas itu tidak lebih. Sebab jika berkaitan dengan Politik bukan menjadi ranah ASN.
“Kan politik itu bukan wilayah kita. Politik itu ada di luar sana. Kita ini pekerja berdasarkan regulasi,” tandasnya.
Selepas bersilahturahmi itu Paslon Zul-Khair menyempatkan diri untuk menunaikan ibadah salat Zuhur di Masjid Pemda Lobar. (cr-win)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here