Beranda Headline Keberadaan Desa Wisata Butuh Sentuhan

Keberadaan Desa Wisata Butuh Sentuhan

BERBAGI
DOK/RADAR MANDALIKA RAMAI: Inilah salah satu desa wisata di Lombok Tengah. Setiap akhir pekan, lokasi ini selalu dipadati pengunjung.

PRAYA— Sejumlah desa di Lombok Tengah (Loteng) berlomba-lomba memajukan desanya di sektor pariwisata. Namun sayangnya pembinaan dari Pemkab terbilang masih minim. Hal ini pun membuat sejumlah kades mengeluh dan meminta agar lebih diperhatikan.
Kades Bilebante, Rakyatulliwakdudin misalnya. Kata dia, sejak tahun lalu desanya sudah menjadi kawasan wisata hijau dengan berbagai macam spot wisata yang ditampikan. Hanya saja, sejauh ini belum ada bantuan khusus dari Pemkab untuk mendukung potensi yang ada di desanya. Selama ini sebagain besar sumber pendanaan dan support untuk menggembangkan kawasan wisata hanya berasal dari desa, Pemprov, pemerintah pusat dan pihak swasta.
“Pak Kepala Disparbud pernah janji ke kami untuk bantu pengadaan 10 unit homestay. Tapi mana, tidak ada terealisasi,” sesal kades dua periode ini.
Hal senada juga diungkapkan Kades Mas-Mas, Kecamatajn Batukliang Utara, Azharuddin. Ia mengaku, pengembangan kawasan agro wisata di Desa Mas-mas sudah berjalan sejak 2014 silam. Hanya saja, sejauh ini peran pemkab hanya sebagai motivator saja, tanpa ada dukungan dari segi pendanaan maupun sarana pendukung lainnya. Mestinya kata dia, jika Pemkab serius mendukung pengembangan wisata desa, harusnya didukung pula dengan pembangunan sarana pendukung yang dibutuhkan oleh pengunjung.
“Kami di sini juga sama. Sekitar dua tahun sudah kita usulkan untuk penataan jalan lingkungan, penerangan jalan, dan pengadaaan homestay ke Pemkab. Tapi ya belum terealisasi,” katanya penuh harap.
Sementara Kades Aik Berik, Muslehudin pun mengaku, selama ini secara umum pengembagan kawasan wisata di desanya cukup banyak dibantu dari Pemkab, terutama akses jalan. Akan tetapi untuk kawasan wisata yang dikembangkan secara khusus oleh desa yang dikelola oleh BUMDes 2017 lalu masih belum tersentuh. Untuk mendukung itu Pemdes melakukan komunikasi dengan pemerintah pusat dan pada tahun lalu juga memperoleh bantuan berupa pembangunan homestay, MCK, dan akses jalan lingkungan dari Kementerian Desa (Kemendes).
“Meski begitu, kami apresiasi atas sumbangsih Pemkab untuk pengembangan pariwisata secara umum di desa kami,” tuturnya. (tar)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here