Beranda Headline Jatah RTLH Lombok Utara Dipangkas

Jatah RTLH Lombok Utara Dipangkas

BERBAGI
Ist/RADAR MANDALIKA KELUARGA MISKIN: Gambaran masyarakat Lombok Utara yang masih tinggal di tempat tidak layak huni.

KLU—Pemerintah pusat melalui Kementerian Sosial kembali mengalokasikan bantuan rumah tidak layak huni (RTLH) untuk Lombok Utara tahun ini. Namun sayangnya, saat ini Lombok Utara hanya kecipratan 200 unit dan akan direalisasikan Mei mendatang dengan anggaran satu unitnya sebesar Rp 15 juta.
Kepala Dinas Sosial Permberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Lombok Utara, Hadari menjelaskan, sebelumnya pemerintah pusat menginformasikan bakal menyiapkan bantuan RTLH sebesar 800 unit untuk Lombok Utara. Bantuan itu akan menyasar empat desa di dua kecamatan, yakni Desa Akar-akar dan Sukadana Kecamatan Bayan. Selain itu desa lainnya yakni Desa Sokong dan Sigar Penjalin di Kecamatan Tanjung.
“Memang kita sedikit kecewa karena dikurangi. Tapi syukuranya jatah KUBe yang banyak sekitar 900 unit dan juga Sarling dengan alokasi kepada tiga kelompok dengan anggaran Rp 50 juta,” ujarnya.
Kaitan dengan penyaluran bantuan itu pun, Pemkab sudah mengajukan berkas persyaratannya. Di mana Lombok Utara masuk diantara 21 daerah lainnya di Indonesia yang dinyatakan berkas persyaratannya sudah lengkap sebagai penerima bantuan.
“Ada 31 daerah yang di SK masuk sebagai penerima bantuan namun informasinya baru 21 daerah yang dinyatakan lengkap, termasuk kita,” bebernya.
Sementara itu, berkaitan dengan bantuan tersebut yang dikhususkan kepada empat desa ini, ada beberapa pertimbangan sehingga ditunjuk oleh pemerintah pusat. Keempat desa ini masuk dalam kategori yang ditentukan sebagai kawasan desa pesisir dan disoroti juga sebagai desa yang masih masuk dalam angka penyumbang kemiskinan tinggi.
“Calon penerima ini juga dilakukan pendataan langsung oleh pusat. Tapi perlu diketahui bahwa mereka yang menerima bantuan ini kita sinkronkan dengan program daerah biar tidak double dapat bantuannya,” pungkasnya. (cr-dhe)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here