Beranda Kriminal Empat Pelaku Pembobol Madrasah Diciduk

Empat Pelaku Pembobol Madrasah Diciduk

BERBAGI
POLRES LOTENG FOR RADAR MANDALIKA DIAMANKAN: Barang bukti leptop dan alat hisap yang berhasil diamankan, Sabtu lalu.

PRAYA — Tim Opsnal Satreskrim Polres Lombok Tengah menciduk empat pelaku pembobol madrahas aliah (MA) NW Liwung,  Dusun Liwung, Desa Setuta, Kecamatan Janapria, Sabtu (24/03).

Empat orang pelaku inisial, RT, 21 tahun, IO 13 tahun, MZ 25 tahun warga Desa Beleka dan inisial SN, 15 tahun warga Desa Bilelando, Kecamatan Praya Timur. Mereka yang ditangkap sekarang sudah di sel Polres Loteng.

Kasus ini bermula dari laporan pihak madrasah dengan laporan Nomor 16/III/2018/NTB/Res Loteng/Sek Janapria tanggal 22 Maret 2018. Dalam pengungkapan kasus ini, aparat juga mengamankan barang bukti (BB) dua unit leptop merk Toshiba, satu unit merk accer, laptop asus milik pihak madrasah. Selain itu, polisi juga mengamankan satu buah bong alat isap sabu, dan satu bungkus plastik klip.

Kasat Reskrim Polres Loteng, AKP Rafles P Gisrang membenarkan penangkan itu. Tersangka sekarang sedang menjalani pemeriksaan. Pasalnya dari BB yang diamankan diamankan, pihaknya juga menemukan alat isap narkoba.

“Kami masih melakukan pengembangan,” terang Rafles tegas, Sabtu lalu.

Rafles menyatakan, kasus ini bermula saat salah satu guru MA menemukan pintu ruang ujian terbuat dari kayu kebukak.  Melihat kejadian tersebut, saksi langsung memeriksa ke dalam ruangan. Empat laptop yang ditaruh di atas meja raib.  Sehingga, saksi langsung melaporkanya ke kepolisian setempat.

Atas perbuatan pelaku kini diancam dengan pasal 363 ancamaman bisa mencapai tujuh tahun kurungan penjara. Namun terhadap sebagian pelaku masih di bawah umur, akan dijerat dengan undang-Undang Nomor 11 Tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Pidana Anak, bahwa diversi adalah pengalihan penyelesaian perkara anak dari proses peradilan pidana ke proses di luar peradilan pidana. (jay/r1)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here