Beranda Lombok Utara Musrenbang RKPD 2019 Sukses

Musrenbang RKPD 2019 Sukses

BERBAGI
ROHADI/RADAR MANDALIKA RAMAI: Bupati dan Wakil Bupati serta para tamu undangan lainnya dalam pelaksanaan Musrenbang RKPD 2019, Kamis lalu.

KLU—Pemkab Lombok Utara masih menyisakan PR besar dalam mendorong pembangunan daerah. Salah satunya pada persoalan angka kemiskinan yang terus ditekan dan diharapkan dapat mengalami penurunan. Hal itu pun menjadi fokus dalam agenda Musrenbang RKPD Tahun 2019 dengan mengambil tema “Sinergi Integrasi Total untuk Penurunan Kemiskinan”. Harapannya agar bagaimana program-program yang tersusun secara sistematis prioritas dapat dicetuskan dan terfokus pada persoalan penanganan kemiskinan.
Dalam pelaksanaan pembukaan Musrenbang RKPD 2019 yang berlangsung di Gedung Serbaguna Gondang itu dihadiri Bupati Lombok Utara, Wakil Bupati, Ketua DPRD, jajaran Bappeda NTB, Kepala SKPD lingkup Pemkab, para kepala desa, para NGO serta sejumlah lembaga lainnya.
Kepala Bappeda Lombok Utara Herianto menyampaikan pelaksanaan Musrembang RKPD tahun 2019 sebagai maksud dan tujuan untuk menghimpun dari pelaksanaan Musrenbang kecamatan yang sebelumnya sudah dilakukan melalui tahapan Musrenbang Desa dan Musrenbang Dusun. Di samping itu juga yakni bagaimana menampung hasil dari pada pelaksanaan Musrenbang Perempuan, Pemuda, Pelajar, dan Mahasiswa yang sudah berlangsung belum lama ini. Sehingga dengan pelaksanaan Musrenbang ini akan teridentifikasi apa yang menjadi prioritas untuk usulan program pembangunan di tahun 2019 mendatang.
“Pada pelaksanaan Musrenbang kali ini menghadirkan lebih dari 300 peserta,” ungkap Heri.
Sementara itu, Bappeda Provinsi NTB yang diwakili Kabid Sosial Budaya Hasbul Wadi menyampaikan, Musrenbang ini menjadi wadah yang betul-betul dapat dimanfaatkan dengan baik guna terciptanya perencanaan pembangunan yang tepat dan berkualitas.
“Dalam pelaksanaannya tentu dibutuhkan sinergi atau kerjsama yang baik antara stakholder terkait. Dalam setiap usulan prioritas harus menjadi perhatian untuk dituangkan dalam RKPD tahun 2019, karena tidak semua bisa dikerjakan mengingat ketersediaan dari pada APBD,” ujarnya.
Namun ia mengingatkan perlu menjadi catatan Lombok Utara masih memiliki PR besar pada persoalan kemiskinan. Di mana angka kemiskinan Lombok Utara dirasa masih sangat tinggi. Sehingga ke depan apa yang menjadi program kerja pemerintah daerah dapat terfokus pada persoalan tersebut yang mana hal ini pula menjadi komitmen Pemkab Lombok Utara.
“Kita di Provinsi memiliki target untuk turunkan angka kemiskinan sebesar 2 persen lebih tahun ini. Sehingga ke depan dapat menjadi 13 persen. Yang mana saat ini kemiskinan NTB pada angka 13,05 persen, hal ini tentu dapat kita wujudkan dengan sinergi bersama kabupaten/kota yang ada,” ujarnya.
Sementara itu, Bupati Lombok Utara Dr H Najmul Akhyar mengatakan, pelaksanaan Musrenbang sangat penting untuk menjadi forum yang menghasilkan rencana pembangunan berkualitas. Di mana ada beberapa upaya agar Musrenbang dapat terarah yakni dengan mencari simpul seperti melaksanakan Musrenbang Perempuan, Gendu Rasa Siu Ate Sopoq Angen yang selanjutnya menuju Musrenbang RKPD. Dengan cara itu bisa diketahui apa yang menjadi kebutuhan kalangan perempuan Lombok Utara. Salah satunya dengan Gendu Rasa juga bagaimana menggali nilai lokal dan budaya dalam proses pembangunan.
“Kita tentu menginginkan program pembangunan yang kita lakukan sesuai dengan konsep yang diharapkan masyarakat,” ujarnya.
Ia menyebut bahwa pada saat ini Pemkab Lombok Utara juga telah memperjuangan bagaimana memajukan sektor pendidikan diantaranya menjalin kerjasama dengan LPDP untuk progran kuliah S2, S3 bagi masyarakat tidak mampu. Segala persyaratan itu pun difasilitasi pemerintah seperti tes toefl diberikan gratis.
“Sekarang sudah masuk sekitar 90-an masyarakat KLU yang terdaftar dalam program LPDP mudahan semua bisa berjalan dengan baik,” harap Najmul. (cr-dhe/adv)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here