Beranda Headline Banjir, Siswa SMPN 3 Kopang Gagal UTS

Banjir, Siswa SMPN 3 Kopang Gagal UTS

BERBAGI
IST/RADAR MANDALIKA BANJIR: Banjir yang menggenangi SMPN 3 Kopang, kemarin.

LOTENG—Akibat hujan lebat yang terjadi di wilayah Lombok Tengah, Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 3 Kopang Lombok Tengah teredam banjir, kemarin. Banjir disebabkan tersumbatnya saluran air yang berada di depan Masjid Assyifa oleh tanaman eceng gondok. Sehingga, air yang berasal dari Embung Bingkok Desa Montong Gamang meluap masuk ke area sekolah.

Akibat banjir itu, semua siswa batal mengikuti ujian mid semester atau ujian tengah semester (UTS). Semua siswa terpaksa dipulangkan, karena ruangan sekolah tergenang air termasuk ruangan tata usaha.
Pegawai Tata Usaha SMPN 3 Kopang, L Amrulloh mengatakan, banjir di sekolah ini mulai terjadi sekitar pukul 02.00 wita dini hari. Penyebabnya, drainase yang ada di samping sekolah tersumbat oleh tanaman eceng gondok. Imbasnya, air masuk ke area sekolah. Hingga saat ini air masih belum surut. “Siswa-siswi untuk sementara diliburkan. Mereka tidak bisa melaksanakan ujian mid semester. Karena ruangan masih tergenang air, dan tidak bisa digunakan,” ujar Lalu Amrulloh saat didampingi pejaga sekolah, Amaq Kalam.
Dijelaskan, banjir ini bukan kali pertama. Bahkan, sekolah ini tetap menjadi langganan banjir setiap tahun, saat terjadi hujan lebat. Karena banjir ini disebabkan oleh banyaknya tanaman eceng gondok yang hidup di Embung Bingkok dan terbawa arus, kemudian menyumbat saluran air yang ada di sekitar sekolah. “Gorong-gorong saluran ini terlalu kecil. Setiap tahun sekolah ini menjadi langganan banjir,” ujarnya.
Terpisah, Kepala Dinas Pendidikan Lombok Tengah, H Sumum mengatakan akan berkoordinasi bersama pihak kecamatan. Karena banjir itu disebabkan oleh tersumbatnya gorong-gorong drainase jalan yang ada di samping sekolah. “Drainase di sekitar sekolah itu sering tersumbat ketika terjadi hujan,” ungkapnya.
Sementara itu, Kapolsek Kopang Lombok Tengah, Kompol Murbaiyono mengaku sudah berkoordinasi dengan camat, untuk dibuatkan jaring di atas pintu Embung. Sehingga dapat menahan kotoran dan enceng gondok yang dapat menyumbat saluran air. “Jangka panjang akan diperlebar saluran air yang melalui jalan raya dan SMP 3 Kopang tersebut,” ujarnya. (bam/r3)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here