Beranda Headline Malomba Akan Miliki Monumen Bahari

Malomba Akan Miliki Monumen Bahari

BERBAGI
RIRIN/RADAR MANDALIKA KOMPAK: Panglima Armatin, Laksamana Muda TNI Didik Setyono (tengah) diapit Plt Wali Kota Mataram H Mohan Roliskana (kanan), dan Kadis Pariwisata Provinsi NTB Muh Faozal (kiri) usai rapat membahas persiapan MNEK 2018, di kantor Panglima Armatin di Surabaya, kemarin.

Mantapkan Persiapan MNEK 2018

MATARAM—Komandan Satgas Multirateral Naval Exersice Komodo (MNEK) 2018, Laksamana Pertama TNI AL Rachmat Jayadi meminta Pemkot Mataram lebih mempublikasikan kegiatan MNEK dengan pemasangan spanduk. “Tinggal waktu sebulan ini kita berpacu bersama, sehingga semua rencana bisa berjalan,” katanya saat rapat koordinasi dengan jajaran Pemkot Mataram di KRI Bima Suci yang sandar di dermaga Markas Komando RI Kawasan Timur (Armatim) Surabaya, kemarin.
Semakin dekat acara, ia melihat jika keberadaan baliho MNEK di Kota Mataram masih kurang. “Harusnya baliho lebih banyak di Mataram sehingga masyarakat bisa melihat. Untuk membantu mempropagandakan kegiatan ini,” imbuh Rachmat yang juga menjabat Komandan Gugus Tempur Laut Armada RI Kawasan Timur (Danguspurlatim) ini.
Ditambahkan, pada saat pertemuan Plt Wali Kota Mataram H Mohan Roliskana dengan Panglima Armatin, Laksamana Muda TNI Didik Setyono di ruang pertemuan Pangarmatim, dibahas juga mengenai pemasangan monument di Taman Malomba. Monumen itu akan bernama Monumen Bahari Mataram. “Kita akan tambah tugu sejenis mercuar dengan bagian atas dibuat ciri khas Lombok yakni rumah sasak,” katanya.
Sehingga, monument di Taman Malomba bukan hanya berisi kendaraan tempur sejenis panser ampibi milik TNI AL. Tetapi juga terdapat monument yang semakin memperkuat kesan kebaharian. “Malomba akan jd tempat destinasi yang menarik untuk kalangan remaja,” katanya.
Mengenai persiapan MNEK 2018, lanjutnya, seluruh kapal perang AL dari peserta MNEK akan tiba di Pulau Lombok pada awal Mei mendatang. Termasuk kapal-kapal perang miliki peserta dari luar negeri, akan tiba di tanggal 3-4 Mei. Kemudian di tanggal 4, peserta MNEK sudah berada di daratan untuk melakukan kegiatan di Kota Mataram. “Konfirmasi terakhir, peserta dari 32 negara. Akan datang 17 kapal perang dari luar negeri, dan 3 kapal perang membawa 200 taruna. Kemudian ada 35 armada laut dari TNI AL RI yang juga datang ke Mataram,” jelasnya seraya memuji kesiapan Mataram menjelang MNEK secara umum sudah bagus tinggal dipertajam.
Sementara Plt Wali Kota Mataram H Mohan Roliskana mengatakan, Pemkot Mataram memiliki komitmen untuk mensukseskan MNEK 2018. Secara maraton telah dilakukan persiapan, namun masih ada beberapa pembenahan yang harus dilakukan agar sesuai rencana awal. “Masih cukup waktu lakukan persiapan,” katanya
Plt Wali Kota juga menekankan kepada OPD terkait agar merampungkan segala persiapan. Termasuk memasifkan sosialisasi ke masyarakat mengenai adanya MNEK. “Kita sudah ada skenario tapi belum laksanakan. Jadi seluruh OPD, stakeholder, hingga sekolah-sekolah akan diwajibkan membuat spanduk sosialisasi,” tegasnya.
Ditambahkan, rapat teknis ini untuk pemantapan. Sekaligus mempertajam hal-hal yang perlu dilakukan penguatan. “Pemkot sangat-sangat berkomitmen mensukseskan kegiatan ini,” sambungnya.
Apalagi, kegiatan MNEK sejak awal dipersiapkan sudah sangat mempengaruhi dari sektor pariwisata. Pelayanan jasa berbenah, kemudian persiapkan kreativitas untuk disuguhkan ke para tamu dari luar. Termasuk mempersiapkan segala sarana prasarana. “Dispar perlu terus lakukan pembenahan-pembenahan untuk memperbaiki kualitas sarana prasarana. DLH (Dinas Lingkungan Hidup) juga benahi semuanya dalam sebulan ini. Begitu juga Dinas Perkim (Perumahan dan Kawasan Permukiman) agar tamu yang datang nyaman. Pulang membawa kesan yang baik,” tegasnya seraya menekankan tri sukses. Yakni sukses ekonomi, sukses penyelenggaraan, dan sukses pencitraan.
Mengenai monument bahari Mataram, lanjut Mohan, akan segera dipasang. Mengingat Kota Mataram menjadi venue utama, beberapa lokasi yang menjadi pusat kegiatan harus dimaksimalkan persiapannya sebelum hari pelaksanaan MNEK di tanggal 3-9 Mei. “Mataram juga harus persiapkan tamu dari luar, utamanya akomodasi harus dipersiapkan semuanya,” jelasnya.
Monumen Bahari Mataram rencananya akan diresmikan Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal). Akan dibubuhi juga tanda tangan dari seluruh panglima dari beberapa negara. “Panser juga akan segera datang. Sudah disiapkan pondasinya,” ujar Mohan yang tetap membangun koordinasi dengan Pemprov NTB untuk persiapan MNEK 2018. (rin)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here