Beranda Wisata Labuapi Bakal Dijadikan Desa Wisata

Labuapi Bakal Dijadikan Desa Wisata

BERBAGI
WINDY DHARMA/RADAR MANDALIKA INOVASI: Kepala Disperindag Agus Gunawan, bersama instruktur pelatih dan para perajin kayu Desa Labuapi menujukan produk kerajinan kayu hasil pelatihan, kemarin.

Setelah Dilatih, Hasilnya Makin Ciamik

LOBAR—Hasil kerajinan kayu Desa Labuapi Kecamatan Labuapi kini memiliki wajah baru. Ini menyusul hasil pelatihan yang diterima oleh para perajin desa setempat selama lima hari dari instruktur yang didatangkan oleh Dinas Perindustrian dan Perdangan (Disperindag) Lobar.

Motif dan pola kerajinan yang dulu dirasa mononton, kini sudah memiliki inovasi yang begitu bernilai ekonomi tinggi. Bahkan kini manajeman proses pembuatan lebih efisien jika dibandingkan dulu yang cukup memakan waktu yang lama untuk satu produk saja.

Bahkan berdasarkan pemantauan, masing-masing produk kerajinan kayu itu memiliki pola motif yang berbeda-beda. Namun tetap menonjolkan ciri khas Lombok.

“Alhamdulillah setelah ada pelatihan ini, pengembangan kerajinan,baik pengembangan motif-motif, finishing tidak lagi sama dengan yang awal dulu. Karena dulu juga lebih lama prosesnya dan menghabiskan waktu,” ungkap Ketua Kelompok pengerajin Kayu Desa Labuapi, M Azwar selepas pelatihan, kemarin.

Selain motif produk, pada bentuk dari kerajinan kayunya pun ditonjolkan ciri khas dari Lombok. Sehingga nantinya para pembeli dapat mengetahui langsung produk kerajinan kayu asal Lombok mulai dari bentuk, motif dan warnanya.

“Ini malah lebih hidup dan kelihatan khas Lombok banget,” ujarnya.

Menurutnya ilmu yang didapatkan dirinya bersama pengerajin kayu lainnya dari pelatihan itu sangat dirasakan manfaatnya untuk ke depannya terus berinovasi. Sebab selain memperoleh masukan dalam mempercepat kerja, pihaknya pun dapat membaca peluang tempat maupun pangsa pasar.

“Untuk ke depan saya akan mengajak teman-teman untuk memajukan masyarakat Lobar ,” pungkasnya.

Sementara itu, menurut tenaga instruktur, Teguh Joko Dwiyono, selama ini motif dari sejarah dan filosofi khas Lombok belum diangkat secara maksimal. Hal inilah yang ingin ditonjolkannya.

“Jadi kita tampilkan wajah-wajah etnik dan kita bikin juga beda-beda dengan yang lain,” ungkapnya.

Sebab dirinya ingin mengajak para pengerajin tersebut untuk lebih meningkat lagi dari segi tingkatan kelas produk. Bahkan dirinya sudah mengirimkan gambar dari hasil kerajinan tersebut ke beberapa penyelengara pameran yang menilai suatu produk.

“Dan mereka baru melihat kalau di Lombok ada prodak motif seperti itu,” katanya.

Terkait kemampuan dari para perajin itu, dikatakan Dwi tidak diragukan lagi bahwa skill yang dimiliki luar biasa. Hanya saja ia berpesan kepada para pengerajin untuk terus mengembangkan berinovasi dan menuangkan filosofi Lombok itu ke dalam suatu prodak.

“Ini biayanya pembuatannya jauh lebih rendah dari yang dulu tapi harganya jauh lebih tinggi,” jelas pria yang juga pengusaha ini.

Ia pun berharap kepada para perajin yang menerima pelatihan itu untuk tetap serius dan berkomitmen untuk berinovasi. Termasuk untuk menghasilkan produk yang berbeda dengan yang lainnya.

“Saya juga buka konsultasi gratis, jadi kapan pun saya siap monitoring dan tidak perlu bayaran,” pungkasnya.

Sementara itu Kepala Disperindag Lobar, Agus Gunawan menyampaikan dengan pelatihan ini pihaknya mengharapkan para perajin terus berinovasi dan mengembangkan kerajinannya. Sehingga dengan inovasi tersebut produk kerajinan kayu desa setempat dapat bersaing dengan produk lainnya.

“Kita harus cerdas membaca peluang pasar. Kalau pasarnya minta yang baru, kita latihnya dengan sesuai dengan keinginan pasar. Dan hasil pelatihanya sudah bisa dilihat sendiri,” ungkapnya.

Bahkan ke depan, pihaknya berencana menjadikan Desa Labuapi menjadi desa wisata. Nantinya desa tersebut tinggal ditata sedemikian baiknya termasuk sorum kerajinan kayu yang ada di masing-masing rumah yang ada di desa itu.

“Nanti kita tinggal koordinasikan dengan Dinas Pariwisata untuk mendatangkan bis (travel) itu ke lokasi ini jadi salah satu trip atau lokasi tujuan wisata,” janjinya. (cr-win)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here