Beranda Lombok Utara Pusat Tunda Pencairan DAU Lombok Utara

Pusat Tunda Pencairan DAU Lombok Utara

BERBAGI
ILUSTRASI

TANJUNG-Pemerintah pusat melalui Kementerian Keuangan menunda pencairan dana alokasi umum (DAU) di seluruh daerah. Untuk Lombok Utara sendiri, DAU yang ditunda sebesar Rp 1,6 miliar dari penyaluran senilai Rp 32 miliar lebih pada triwulan pertama. Penyebab penundaan DAU ini adalah punishmentpemerintah pusat ke daerah karena menyampaikan laporan melebihi batas waktu.
Kepala BPKAD Lombok Utara Raden Nurjati mengungkapkan, penyampaian laporan belanja infrastruktur daerah yang bersumber dari transfer ke daerah disampaikan selambat-lambatnya tanggal 31 Januari 2018. Ini menjadi syarat penyaluran DAU triwulan pertama. ”Yang ditunda sebesar 5 persen dari total,”katanya.
Menurut Nurjati, penundaan 5 persen masih dalam kategori kecil. Artinya tingkat kesalahan yang dilakukan pemkab tidak berat. Untuk pencairan sendiri harus menunggu laporan terlebih dulu.
Untuk mengejar dan mengantisipasi agar penyaluran DAU ke Lombok Utara untuk April 2018 tidak ditunda lagi, pihaknya sudah melakukan pertemuan. Terutama dengan tiga SKPD terkait untuk merampungkan laporan. ”Tidak dipangkas tetapi ditunda,” tandasnya.
Pemkab Lombok Utara mendapatkan DAU tahun 2018 sebesar Rp 392 miliar atau menurun dari tahun sebelumnya Rp 398 miliar.
Sementara itu, Anggota Banggar DPRD Lombok Utara Ardianto mengatakan, penundaan DAU merupakan bentuk punishment yang diberikan pemerintah pusat kepada daerah. Meski nilainya kecil tentu itu menunjukan kinerja OPD dalam memproses program masih rendah. Akibatnya akan berimbas pada program yang telah disusun.
”Pemerintah tidak mau mengakui kinerja SKPD yang lamban sehingga ada punishment seperti ini. meskipun hanya ditunda bukan dipangkan ini menunjukkan belum optimalnya kerja SKPD,” pungkasnya. (puj/r7)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here