Beranda Praya Metro Dewan dan 21 Pejabat Belum Serahkan LHKPN

Dewan dan 21 Pejabat Belum Serahkan LHKPN

BERBAGI
ILUSTRASI

 

PRAYA — Inspektur Inspektorat Lombok Tengah, L Aswatara mengaku dari 168 pejabat di lingkup Pemkab ada 21 pejabat belum menyerahkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) hingga sekarang.

“Kami memberikan tenggang waktu hingga 31 Maret untuk 21 pejabat yang belum menyelesaikan LHKPN-nya itu,” tegas Aswatara di halaman Kantor Bupati Loteng, Jumat (16/03).

Selain pejabat Loteng, diberikan tenggang waktu kepada DPRD setempat, mengingat dari 50 wakil rakyat itu yang sudah menyerahkan LHKPN-nya baru 50 persen. Sehingga dengan perpanjangan waktu ini, pihaknya harapkan agar mereka yang belum untuk segera meyelesaikannya.

“Dewan yang sudah menyerahkan 50 persen karena sudah 25 terkirim,” bebernya.

Dijelaskanya, bahwa belum selesainya para pejabat dan wakil rakyat dalam menyelesaikan LHKPN itu, bukan lantaran mereka tidak mau mengurus. Karena memang rata- rata semuanya sudah mengurus hal itu, namun karena adanya persoalan dalam sistem yang digunakan membuat adanya pejabat yang belum.

“Kendala karena memang saat dilakukan pengisian ada yang keliru,” jelasnya.

Dijelaskanya bahwa dari pejabat dan wakil rakyat itu, sudah  dipermudah pola pengisian dari LHKPN tersebut. Dimana sebelumnya juga sudah dilakukan Training Of Trainers (ToT) pengisian formulir LHKPN, mengingat pengisian tersebut tidak secara manual lagi dan menggunakan system elektronik.

Dia mengaku, sebenarnya, pengisian LHKPN ini diberikan tenggakan waktu oleh KPK berakhir pada akhir Oktober lalu, namun ia mengaku sudah meminta ijin untuk waktu perpanjangan dalam pengisian formulir itu. “Makanya kita sudah memperpanjang sampai akhir Maret,” jelasnya.

Lebih jauh disampaikan bahwa dalam pengisian LHKPN itu, para pejabat akan mengisi formulir terkait jumlah kekayaan yang dimiliki. Baik nampak atau tidak. “Semua kekayaan yang ada harus tercatat,” tegas dia. (jay/r1)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here