Beranda Praya Metro Lagi, Tim Pencegahan KPK Turun

Lagi, Tim Pencegahan KPK Turun

BERBAGI
LOGO KPK

 

PRAYA – Untuk kesekian kalinnya, tim pencegahan atau tim Koordinasi Supervisi dan Pencegahan (Korsupgah) dari Komisi Pemberatasan Korupsi (KPK) turun ke Pemkab Loteng. Sebanyak tiga orang tim turun Jumat lalu.

Kedatangan tim anti suap ini, diterima Sekretaris Daerah (Sekda) Loteng, HM Nursiah beserta jajaran SKPM. Termasuk juga Inspektorat setempat. Pertemuan yang dilakukan tertutup sekitar pukul 09.00 Wita berlangsung di kantor bupati.

“Tim Pencegahan KPK berjumlah tiga orang. Mereka hanya datang untuk melakukan evaluasi rencana aksi KPK untuk pemberantasan korupsi dalam rangkak Karsurgap,” terang Inspektur Inspektorat Loteng, L Aswatara usai pertemuan.

Aswatara menerangkan, kedatangan orang KPK  hanya untuk memonitorong dan evaluasi realisasi rencana aksi program pemberantasan korupsi, yang telah disusun dalam empat bagian. Yaitu, perencanaan anggaran, pengadaan barang dan jasa, perizinan dan penguatan Inspektorat. Sehingga tim pencegahan, ingin melihat langsung bagaimana implementasi sistem aplikasi yang digunakan.

Pada pertemuan itu, tim KPK juga mendengarkan pemaparan dari masing-masing SKPM. Cara membuat perencanaan dan penganggaran supaya bisa mengimplementasikan e-planning dan e-budgeting yang terintegritas. Contohnya, Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) harus menerapkan sistem pelayanan berbasis online untuk menghindari korupsi terjadi.

“Tapi dari DPMPTSP sendiri borkomitmen akan menerapkan sistem online mulai April,” ungkapnya.

Aswatara mengatakan, bahwa dengan adanya kegiatan tersebut diharapkan ada rekomendasi untuk perbaikan dan kekurangan di tata kelola keuangan pemerintahan daerah sehingga bisa ditindaklanjuti.

“Setelah ada rekomendasi dari monitoring dan evaluasi KPK, kami akan memperbaiki dan melengkapi. Selanjutnya melaporkan ke KPK lagi nanti,” jelasnya.

Beberapa hal yang perlu diperhatikan menurutnya, seperti perencanaan pengadaan barang jasa, perizinan. “Khususnya di bagian barang dan jasa, karena mempunyai risiko lumayan berat,” bebernya.

Sementara itu, tim KPK usai pertemuan yang diwawancarai wartawan tidak bicara sedikitpun. Orang KPK ini bergegas masuk ke dalam mobil dan tidak mengeluarkan sedikitpun komentar.(jay/r1)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here