Beranda Ekonomi Ubung Beternak Ayam Betet

    Ubung Beternak Ayam Betet

    BERBAGI
    BAMBANG/RADAR MANDALIKA Rody Setiawan

    JONGGAT—Pemerintah desa (Pemdes) Ubung Kecamatan Jonggat saat ini tengah memberikan perhatian penuh kepada pemuda. Melalui beberapa program, Pemdes Ubung mencoba untuk memberdayakan pemuda desa.
    Kepala Desa Ubung, Rody Setiawan menuturkan, dalam memberdayakan pemuda di desanya, Pemdes akan menelurkan sejumlah program unggulan. Salah satu program yang akan ditelurkan adalah pemberdayaan peternakan ayam betet. Dimana banyak pemuda desa saat ini yang beternak ayam betet. Mengingat, potensi desa selain pertanian juga ada peternakan. Untuk program ini, Pemdes juga sudah siap untuk mengalokasikan sebagian anggarannya pada program pemberdayaan ini. “Ayam betet ini prospek ke depannya sangat bagus. Dan Ubung juga banyak yang menjadi peternak ayam betet dibandingkan dengan desa lain,” terangnya.
    Dijelaskan, prospek yang potensial terlihat dari harga jual ayam betet. Untuk anak yang baru menetas saja dihargai sampai Rp 50 ribu. Sedangkan indukan berkisar Rp 500 ribu. Dan yang lebih mencengangkan harga untuk satu ekor pejantan ayam betet mencapai Rp 5 juta. Sehingga pihaknya merasa beternak ayam betet ini menjadi usaha yang menjanjikan.
    “Kami sudah siapkan anggaran Rp 50 juta untuk pemberdayaan ini. Anggaran itu untuk kegiatan pelatihan cara beternak yang baik. Sisa dana akan disuport untuk bibit dan vaksinasi,” ujarnya.
    Tidak hanya itu saja, untuk pemasaran ayam betet ini dipastikan tidak akan mengalami kesulitan. Mengingat ayam betet ini malah di cari. Beberapa pemuda yang terlebih dahulu sudah beternak ayam betet bahkan mengirim sampai ke luar daerah. “Tidak akan sulit untuk pemasaran,” jelasnya.
    Diakuinya pula, hampir semua dusun di Desa Ubung sudah beternak ayam betet. Bahkan hanya tiga dusun saja yang masih belum. Dimana semua peternak tersebut merupakan dari kalangan pemuda. Sehingga pihaknya akan mencoba mengajak untuk pemuda yang belum menggeluti. Dengan harapan pemuda bisa memiliki kegiatan yang positif. “Kalau berhasil tidak tanggung-tanggung untuk beli bibit ke Filipina,” ungkap dia.
    Pemberdayaan pemuda ini sendiri sudah sesuai dengan item skala prioritas anggaran. Dimana setidaknya ada lima item yang tertuang didalamnya yang wajib untuk dikerjakan. Seperti pemberdayaan pemuda melalui program ayam betet, pembangunan sarana olahraga melalui lapangan futsal serta masih banyak program lainnya. (bam)

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here