Beranda Praya Metro Karyawan D’Max Hotel Terancam Dikeluarkan

Karyawan D’Max Hotel Terancam Dikeluarkan

BERBAGI
JAYADI/RADAR MANDALIKA TERANCAM: Para karyawan D’Max Hotel saat diterima pihak Disnakertrans Loteng, kemarin.

Ngadu ke Disnakertrans Loteng

PRAYA — Sebanyak 13 orang karyawan D’Max Hotel mengadu persoalan di tempat kerjanya kepada pihak Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Lombok Tengah, kemarin.

Mereka mengaduka persoalan ini karena dari hari aksi mogok kerja Kamis lalu, kemarin mereka langsung menerima pesan singkat atau SMS. Bunyinya, jika tidak masuk akan dikeluarkan. Ini kemudian yang membuat karyawan D’Max mengadu ke dinas.

Salah satu karyawan, D’Max Hotel Lalu Samsuri mengatakan, kedatangan bersama rekannya untuk meminta agar dinas terkait melakukan memfasilitasi dilakukannya mediasi, antara karyawan dengan managemen hotel. Katanya, dulu pernah dilakukan mediasi namun tidak ada hasil. “Kalau kami ingin bekerja. Tapi gimana dengan sikap HRD hotel kami yang tidak suka dengan cara kepemimpinannya,” tegasnya kepada wartawan, kemarin.

Andi yang juga karyawan mengungkapkan hal serupa. Andi mengaku telah menerima pesan singat atau SMS dari pihak perusahaan hotel, jika mereka tetap tidak masuk akan dikeluarkan.

“Kami minta solusi dan dilakukan mediasi dari dinas bersama dengan pihak hotel,” katanya.

Semua karyawan yang merupakan warga lingkar hotel juga mengaku sebenarnya banyak pelanggaran yang terjadi di perusahaan itu. Baik dalam rekrutmen karyawan dan yang lainnya.

“Kami sudah lama bekerja di sini. Ada yang sudah satu tahun lebih maupun dua tahun. Kami tidak pernah terima slip gaji,” sebutnya.

 

Sementara itu, Kabid Hubungan Idustrial di Disnakertrnas Loteng, Wildan Sucipto yang menerima kedatangan mereka menegaskan, akan berkoodinasi dengan pihak perusahaan dan akan melakukan mediasi dalam waktu dekat.

Untuk persoalan ini, pihaknya juga harus mendengarkan dari pihak perusahan apa yang terjadi. Karena pihaknya tidak boleh mendengarkan sepihak saja. Tapi keluahan dari karyawan yang di luar konteks tidak akan ditindak lanjuti.

“Kami dalam waktu dekat akan mempertemukan kedua belah pihak,” janjinya.

Sampai berita ini diturunkan, belum ada keterangan dari pihak hotel.(jay/r1)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here