Beranda Lombok Timur Tiga Kadus Dimintai Klarifikasi

Tiga Kadus Dimintai Klarifikasi

BERBAGI
MUHAMAD RIFA’I / RADAR MANDALIKA KLARIFIKASI : Dua dari tiga Kadus wilayah Kecamatan Aikmel, saat memenuhi panggilan Sentra Gakumdu untuk memberikan klarifikasi atas dugaan memfasilitasi kampanye salah satu Paslon, kemarin.

LOTIM – Setelah melayangkan rekomendasi terhadap dua Aparatur Sipil Negara (ASN), dan Panitia Pemungutan Suara (PPS) Desa Suangi Kecamatan Sakra Lombok Timur (Lotim), kini giliran tiga kepala dusun (Kadus) wilayah Kecamatan Aikmel dimintai klarifikasi. Ketiga Kadus ini, dimintai keterangan tim Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Sentra Gakumdu), bersama Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Lotim di kantor Sentra Gakumdu, kemarin.

Koordinator Hukum dan Penindakan Pelanggaran (Kordiv HPP) Panwaslu Lotim, Sahnam, di kantornya mengatakan, ketiga perangkat desa ini, diduga memfasilitasi salah satu pasangan calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Lotim, dalam bentuk kegiatan kampanye. Kampanye itu, dilakukan di rumah ketiga Kadus beberapa hari lalu.

“Hari ini (kemarin, Red), kita panggil ketiga Kadus untuk diminta klarifikasi,” kata Sahnam.

Lanjut Sahnam, perbuatan Kadus memfasilitasi pertemuan salah satu Paslon ini merupakan hasil temuan, dan laporan dari Pengawas Pemilihan Lapangan (PPL). Dalam proses pembuktian, selain meminta klarifikasi Kadus, juga mengambil keterangan dari sejumlah saks. Kemudian diperkuat dengan bukti-bukti yang ada.

Jika terbukti melanggar Undang-Undang Pemilu nomor 10 tahun 2016 pasal 70 dan pasal 71, bahwa kepala desa (Kades) dan perangkat desa, tidak boleh terlibat aktif dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak. “Konsekwensinya kalau terbukti, bukan rekomendasi secara administrasi. Akan tetapi ini pidana kurungan 1 sampai 6 bulan dan denda Rp 1 sampai Rp 6 juta,” tegasnya. (fa’i/r3)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here