Beranda Headline Ikut Kampanye, Isvie Ajukan Izin Cuti

Ikut Kampanye, Isvie Ajukan Izin Cuti

BERBAGI
JHONI SUTANGGA/RADAR MANDALIKA Lalu Aksar Ansori

MATARAM – Anggota dewan yang ikut kampanye pasangan calon (Paslon) gubernur dan wakil gubernur, harus cuti. Itu sesuai ketentuan pasal 63 ayat 1 Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) nomor 4 tahun 2017. Isinya, kepala daerah, gubernur, wakil gubernur, bupati, wakil bupati, anggota DPRD kabupaten dan provinsi yang ikut kampanye harus mengajukan izin cuti di luar tanggungan negara. “Kami sudah terima surat cuti dari Ibu Isvie (Ketua DPRD NTB),” ujar Ketua KPU NTB, Lalu Aksar Ansori di Mataram, kemarin.

Lalu Aksar menjelaskan, izin cuti kampanye pimpinan DPRD NTB yang diterima KPU itu untuk masa cuti selama dua hari. Yaitu tanggal 9 sampai 10 Maret. Dengan adanya surat cuti tersebut, Sekretaris DPD I Golkar NTB itu tidak dianggap melanggar aturan.

“Artinya di masa cuti itu, Ibu Isvie bisa kampanyekan Suhaili-Amin,” ujar Aksar.

Terpisah, Sekretaris Dewan NTB, H Mahdi membenarkan Ketua DPRD NTB, Baiq Isvie Rupaeda telah mengajukan izin cuti selama dua hari. Meski sudah cuti, gaji dan tunjangan lainnya tetap masih diterima politisi Golkar itu. “Yang tidak boleh, menggunakan fasilitas negara seperti kendaraan dinas untuk berkampanye,” ujar Mahdi.

Bila ada surat yang butuh tandatangan pimpinan DPRD, akan diserahkan ke pimpinan lainnya. Ditanya adakah anggota DPRD lainnya yang ajukan cuti, Mahdi mengaku belum ada selain Ketua DPRD NTB. “Yang lain ada dinas luar daerah,” ujarnya. (cr-jho/r3)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here