Beranda Praya Metro Bule Juga Harus Taati Aturan

Bule Juga Harus Taati Aturan

BERBAGI
IST/RADAR MANDALIKA OPERASI: Kasat Lantas, AKP Suherdi saat memberikan arahan kepada wisatawan asing saat menggunakan sepeda motor.

PRAYA – Satuan lalu lintas (Satlantas) Polres  Lombok Tengah tetap intens melakukan razia operasi keselamatan gatarin kepada pengendara belakang ini.

Tapi razia yang dilakukan kali ini, berbeda dengan sebelumnya. Pasalnya, dalam razia kali polisi menyasar para pengendara motor yang merupakan warga negara asing (WNA) di objek wisata.

Kendati dalam razia ini tidak ditemukan pelanggar dari bule, pihaknya tetap meminta kepada seluruh pengendara khususnya WNA untuk tertib dalam berlalu lintas. Terutama memperhatikan kelengkapan seperti surat-surat, kaca spion, lampu utama hingga tekanan angin pada bannya.

 

Kasat Lantas Polres Loteng, AKP Suherdi menyampaikan, selain memberikan pemahaman kepada warga lokal, pihaknya mulai mengintensifkan sosialisasi kepada WNA.

“Wisatawan asing juga kita berikan pendidikan dan pemahaman berlalu lintas yang baik,” terang Kasat Lantas, kemarin.

Suherdi mengaku, pelanggaran lalu lintas yang sering ditemukan kepada wisatawan asing, tidak menggunakan helm serta kelengkapan surat-surat kendaraan. Namun pihaknya tidak memberikan penindakan, karena mereka belum paham dan tujuan mereka hanya berlibur.

“Selama ini pelanggaran yang dilakukan wisatawan asing jarang ditindak. Tapi kali ini tidak lagi,” tegasnya.

Suherdi  menambahkan, dalam aturan berlalu lintas ini, tidak ada yang diistimewakan, baik warga lokal maupung orang asing. Mereka harus ditindak sesuai aturan hukum yang berlaku. Suherdi mengeskan, selain wisatawan asing, para pemilik hotel, homestay maupun penyediaa jasa kendaraan juga akan diingatkan agar melengkapi kendaraanya. Sehingga tidak ada alasan lagi bagi wisatawan asing.

“Ini kami lakukan demi keselamatan mereka juga,” jelasnya.

Ditambahkan, operasi keselamatan tersebut akan dilakukan sampai tanggal 25 Maret.  Untuk itu, sekarang aggota intens turun ke semu dias, sekolah maupun objek wisata untuk memberikan imbuan kepada warga agar tertib berlalu lintas.

“Hasilnya tiga hari ini masih belum ada,” bebernya.(jay/r1)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here