Beranda Headline Sisakan Tumpukan Sampah

Sisakan Tumpukan Sampah

BERBAGI
IST/RADAR MANDALIKA PEDULI: Kondisi Seger sesudah dibersihkan sampah, sore kemarin.

 

PRAYA — Selain sukses dilaksanakan, Festival Pesona Bau Nyale 2018 juga menyisakan sampah.

Pantai Seger Kuta yang menjadi lokasi puncak perayaan Bau Nyale dipenuhi tumpukan sampah. Bahkan sampah yang menumpuk di lokasi diperkirakan hingga puluhan ton. Dimana saat itu ribuan masyarakat dan wisatawan yang antusias datang Bau Nyale.

Atas kondisi ini membuat sejumlah pemuda yang tergabung ke dalam Kuta Lombok Surf Club (KLSC) tergugah untuk peduli terhadap kebersihan pantai. Apalagi Pantai Seger Kuta merupakan spot terbaik untuk berselancar. Bekerjasama dengan pengelola kawasan Mandalika, ITDC yang turut serta mendukung kegiatan yang bertajuk “Beach Clean Up Say No To Plastic” di kawasan Pantai Seger, sore kemarin.

“Selain komunitas surfer dan masyarakat sekitar, kami juga dibantu wisatawan mancanegara yang memang peduli akan kebersihan lingkungan,” tutur Deputi Project Director ITDC, Adi Sudjono.

Adi menjelaskan, kegiatan ini dimaksudkan untuk menjaga kebersihan dan kenyamanan pantai. Terutama pasca rentetan rangkaian acara Festival Pesona Bau Nyale yang diselenggarakan oleh Pemkab Lombok Tengah bersama Pemprov NTB pada 6-7 Maret 2018 lalu. Mengingat banyaknya sampah yang berserakan di bibir pantai yang dapat menyebabkan ketidaknyaman wisatawan yang bekunjung ke Pantai Seger. “Tentu sampah-sampah ini akan sangat mengganggu wisatawan. Sehingga kami berinisiatif untuk tetap menjaga keasrian pantai terutama dari sampah plastik,” tuturnya.

Dalam hal in, pihak ITDC memberikan support atas adanya kegiatan ini. Karena dapat menjadi dorongan masyarakat untuk sadar membuang sampah di tempatnya. Sehingga lingkungan sekitar khususnya kawasan pantai tidak menjadi sasaran atau dampak dari pembuangan sampah.

“Pantai yang bersih tentunya akan menciptakan suasana yang nyaman untuk pengunjung pantai, khususnya di Pantai Seger yang banyak dikunjungi,” ujarnya.

Dalam hal ini, ITDC berharap kegiatan seperti ini bisa menjadi penggerak bagi masyarakat dalam menjaga kebersihan alam. Serta menjadi wadah untuk lebih cinta lingkungan pada objek yang dijadikan pariwisata di kawasan Mandalika. (bam/r1)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here