Beranda Wisata Jelmaan Puteri Mandalika Keluar

Jelmaan Puteri Mandalika Keluar

BERBAGI
FOTO DIKI WAHYUDI/RADAR MANDALIKA INDAH: Ribuan warga saat bau nyale di Seger, pagi kemarin. JELMAAN: Nyale atau cacing laut yang berhasil ditangkap salah seorang warga.

PRAYA — Perayaan Pesona Bau Nyale atau tangkap cacing laut tahun ini tidak mengecewakan. Nyale yang diyakini merupakan jelmaan puteri mandalika itu keluar dini hari, kemarin.

Puluhan ribu warga pun tumpah di Pantai Seger, Kuta dan sekitarnya untuk memburu jelmaan puteri mandalika tersebut. Warga turun ke laut memburu jelmaan mandalika ini dimulai pukul 03.15 Wita dini hari, kemarin.

Dari suksesnya perhelatan even nasional ini begitu warga teriak karena di dalam alat tangkap mereka ditemukan ada cacing laut dengan beragam warna. Hijau dan merah. Paling penasaran dengan kegiatan rakyat ini, para wisatawan yang jauh-jauh datang ke Kuta untuk menyaksikan bau nyale.

“Seru, dan saya ingin tahu aja bagaimana sih nyale itu,” kata Sinta salah satu wisatawan dari Jakarta di Seger.

 

Sementara, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Lombok Tengah, HL Moh Putria menuturkan, festival Bau Nyale tahun ini berjalan dengan lancar dan aman. Dimana jelmaan Puteri Mandalika yang sudah melegenda keluar dan bisa ditangkap masyarakat serta wisatawan yang hadir.

“Kami sangat bersyukur masyarakat bisa menikmati Nyale ini,” tuturnya usai menangkap nyale bersama warga.

Tidak hanya itu, keluarnya Nyale kali ini juga mampu menjawab keresahan sejumlah pihak terkait dengan ada dan tidaknya Nyale yang keluar. Mengingat, pelaksanaan festival bertepatan dengan Nyale Poto (akhir, red). Dimana pada waktu tersebut, tidak banyak Nyale yang keluar dan bisa ditangkap.

“Ini hasil dari Sangkep Warige bersama semua tokoh. Intinya ada Nyale yang keluar dan masyarakat bisa menikmati,” ungkapnya.

“Di NTB sendiri ditargetkan 4 juta kunjungan. Ini menjadi promosi destinasi pariwisata sehingga bisa menjadi percepatan pencapaian target kunjungan,” sambung Deputi Bidang Pengembangan dan Pemasaran Pariwisata Nusantara Kementerian Pariwisata (Kemenpar), Esthy Reko Astuti saat malam acara puncak.

Untuk itu, untuk mensukseskan hal tersebut, diharapkan peran serta pemerintah daerah dan masyarakat untuk tetap menjaga keamanan, ketertiban dan kedamaian. Sehingga dapat memberikan dampak maksimal terhadap perkembangan destinasi pariwisata.

“Mari bersama membangun destinasi pariwisata di Lombok Tengah ini,” pesannya.(bam/r1)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here