Beranda Wisata Surfing Competition Sedot Perhatian Wisatawan

Surfing Competition Sedot Perhatian Wisatawan

BERBAGI
Surfing Competition Sedot Perhatian Wisatawan

Rangkaian Festival Bulan Pesona Bau Nyale 2018

SURFING Competition atau Kompetisi surfing yang diselenggarakan Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah disambut antusias oleh para peselancar dan wisatawan. Kompetisi olahraga air untuk memeriahkan perayaan Festival Bau Nyale 2018 ini berlangsung di Pantai Seger, Kuta, pagi kemarin.

Kegiatan yang diinisiasi Dinas Pariwisata Lombok Tengah ini diikuti puluhan peselancar dari penjuru Lombok. Seperti peselancar dari gili Trawangan, Senggigi, Kuta, Seger dan Gerupuk. Jumlah peserta yang dilibatkan dalam atraksi wisata air sekitar 25 peselancar. Berbeda dengan tahun sebelumnya, peserta yang dilibatkan hanya kategori under 16. “Kami ingin lebih mengasah bakat peselancar muda yang ada di Lombok,” tutur Kepala Dinas Pariwisata Lombok Tengah, HL Moh Putria.

Putria mengemukakan, kompetisi tersebut patut dilakukan secara berkelanjutan. Selain untuk memikat kunjungan wisatawan, atraksi olahraga air mampu memikat perhatian wisatawan dan juga dapat meningkatkan angka lama tinggal wisatawan. “Kita punya potensi ombak yang bagus dan diakui oleh surfer sedunia. Pulau Lombok diakui memiliki ombak terbaik di dunia,” ungkapnya.

Potensi seperti itu lah yang dilihat memiliki prospek menjanjikan dalam dunia pariwisata. Berkaca dari Bali, industri pariwisatanya mengalami perkembangan yang signifikan lantaran adanya atraksi surfing.

“Jadi tidak hanya budayanya saja yang berperan. Atraksi surfing juga berkontribusi tinggi,” jelasnya

Sementara itu, pada kompetisi ini, ada tiga jri yang diahdirkan khusus untuk menilai penampilan dan kemampuan para peselancar. Juri tersebut sudah diakui kemampuannya. Dengan memiliki lisensi internasional. “Kami ingin mendapatkan hasil maksimla. Sehingga juri yang kita datangkan merupakan juri professional,” ungkapnya.

Selain itu, kompetisi surfing ini akan menjadi agenda tahunan Pemkab Lombok Tengah. Selain karena potensi alam, surfing dirasa mampu menjadi ikon promosi pariwisata, khususnya di Lombok Tengah.  “Ini akan jadi promosi pariwisata. Selama ini banyak wisatawan yang datang untuk mencari ombak. Dan keindahan serta ombak yang menantang ada di Lombok Tengah ini,” pungkasnya. (adv)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here