Beranda Kriminal Disbudpar Tidak Mau Disalahkan

Disbudpar Tidak Mau Disalahkan

BERBAGI
DOK/RADAR MANDALIKA HL Moh. Putria

 

PRAYA – Aksi pembegalan dengan korban warga negara asing (WNA) Jerman membuat dunia pariwisata Lombok Tengah tercoreng.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Lombok Tengah (Loteng), HL Moh. Putria menegaskan, untuk memberikan keamanan kepada wisatawan yang berkunjung, bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah semata. Tetapi, kalau menyangkut keamanan wisata adalah tanggung jawab bersama.

“Semua elemen harus bersama-sama dan mendukung upaya  aparat keamanan untuk mewujudkan keamanan,” katanya saat ditemuai di ruang, kerjanya, kemarin.

Untuk mewujudkan keamanan,  memang tiga pilar harus ekstra bekerja. Yakni pemda, polisi dan TNI yang menjadi pilar pertama. Kedua investor dan ketiga pelaku wisata itu sendiri. Terlebih sekarang di masing-masing desa sudah ada Badan Keamanan Desa (BKD). Mereka juga harus melakukan fungsinya.

“Sehingga kalau masalah ini kami dari Disbudpar tidak boleh disalahkan juga,” jelasnya.

Putria menyatakan, pihaknya menekan semua pihak harus ikut mewujudkan rasa aman dan nyaman bagi wisatawan. Jika situasi itu terwujud, kunjungan wisatawan dipastikan meningkat. Begitu pula sebaliknya.  “Jelas akan sangat bedampak sekali. Dan akan sangat merugikan pemerintah daerah,” kata dia.

Guna memberikan efek jera kepada pelaku, pihaknya  sangat mendukung aparat kepolisian untuk memberikan tindak tegas. “Bila perlu tembak di tempat saja,” pinta Putria.(jay/r1)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here