Beranda Headline Bau Nyale di Selong Belanak Semarak

Bau Nyale di Selong Belanak Semarak

BERBAGI
TARNADI/RADAR MANDALIKA START: Kades Selong Belanak, Lalu Yahya melepaskan lomba drumband sebagai salah satu rangkaian memeriahkan Event Bau Nyale di Selong Belanak, Sabtu lalu.

Dimeriahkan Artis Ibu Kota

PRABAR—Dalam rangka memeriahkan Core Event Budaya Bau Nyale tahun ini, Pemdes Selong Belanak, Kecamatan Praya Barat (Prabar) kembali menggelar berbagai lomba. Sebagai pembuka, event budaya 2018 ini dibuka dengan lomba drumband yang diikuti oleh belasan sekolah dan madrasah negeri maupun swasta se-Kecamatan Prabar.

Salah satu panitia Event Budaya Bau Nyale Selong Belanak, Lalu Adi mengatakan, avent kali ini dibuka langsung oleh Kades Selong Belanak sebagai tanda dibukanya event budaya bau nyale tahun ini. Selain itu, lanjutnya, sebagai rangkaian acara lainnya panitia juga menggelar karnaval budaya yang diikuti oleh anak-anak hingga orang tua yang dilengkapi dengan pakaian adat. Hal ini sebagai bentuk wujud memeriahkan event budaya warga sekitar.

Hal senada katakan Kades Selong Belanak, Lalu Yahya. Kata dia, pagelaran event budaya ini sudah dua kali dilakukan dan itu setelah dirinya menjadi Kades akhir 2016 lalu. Akan tetapi, untuk tahun ini pihaknya juga menggelar lomba hias perahu yang diikuti oleh 100 nelayan yang berlangsung Senin besok (hari ini, Red) di Pantai Selong Belanak. Untuk mendukung itu, para nelayan telah menerima dana dari panitia sebanyak Rp 150 juta untuk menghias perahunya. Agar lebih meriah, Pemdes juga mengundang artis ibu kota, Lesty Dandut Academy untuk menghibur warga pada malam harinya.

“Ini dipersembahkan oleh sponsor kami,” kata mantan Sekdes ini.

Sedang untuk hadiah lomba, juga berasal dari sponsor dan para pengusaha yang ada di desanya. Sebab, jika mengharapkan dana dari desa anggarannya belum keluar sampai saat ini. Kendati 100 persen biayanya dari sponsor namun pihaknya optimistis event budaya kali kedua ini bisa berjalan maksimal karena wisatawan mancanegara juga akan tumpah ruah pada saat penangkapan nyale Selasa dan Rabu pagi mendatang.

“Ini semua kita hajatkan untuk melestarikan budaya leluhur karena memang lokasi tangkap nyale kita di sini,” pungkasnya. (tar/r2)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here