Beranda Praya Metro Upah Jauh dari Standar

Upah Jauh dari Standar

BERBAGI

 

 

PRAYA – Gaji atau upah bagi sekitar 500 tenaga medis kontrak di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Praya sangat minim. Bahkan bisa disebutkan angkanya jauh dari standar. Upaha tenaga medis baik perawat, bidan dan tenaga lainnya hanya menerima gaji sebesar Rp 250 ribu per bulannya.

Direktur RSUD Praya, Muzakir Langkir tidak menampik soal ini. Namun jumlah gaji yang sangat kecil yang didapatkan dalam satu bulannya itu tidak membuat para tenaga medis mengeluh. Malah mereka sangat berterima kasih, dari pada mereka harus menjadi tenaga medis sukarela yang tidak mempunyai penghasilan setiap bulanya.

“Ini masih kita sesuaikan,” katanya, kemarin.

Muzakir menyatakan, sekarang di RSUD Praya tidak ada tenaga medis yang statusnya sukarela, mereka semua sekarang dialihkan menjadi tenaga medis kontrak. Untuk jumlah tenaga medis yang bertugas di RSUD Praya saja mencapai 900 orang. Dimana separuhnya sudah berstatus PNS.  Selain itu, kenapa pihaknya tidak menerima lagi, karena memang pihaknya tidak mampu untuk memberikan upaha.

Sehingga, pihaknya berharap pemerintah bisa lebih memperhatikan nasib para para tenaga kontrak yang bekerja di rumah sakit. Karena sampai saat ini memang  tenaga ini yang gajinya jauh di bawah UMK.

“Kami akan terus berjuang agar mereka diperhatikan pemerintah,” janjninya.

Ia menjelaskan, gedung layanan baru direncananya dibangun lima lantai dan bisa menampung 14 unit layanan poli dan rawat jalan ditambah Sekretariat RSUD Praya.  “Sekarang gedung ini dikerjakan dalam tahap ketiga dengan pagu anggaran Rp 39 miliar,” beber dia.

Menurutnya, dengan kondisi sekarang ini, RSUD Praya jelas butuh tambahan gedung dan ruang layanan ini, karena ruangan layanan yang ada jumlahnya sangat terbatas, terutama untuk layanan poli dan rawat jalan. “Saya harapkan dengan tambahan gedung ini akan lebih memaksimalkan pelayanan,” harapnya.

 

Sementara itu, Ketua Komisi IV DPRD Loteng, L. Supriadi menyatakan, pihaknya belum mendapatkan data jumlah keseluruhan terkait  tenaga kontrak itu.  Tapi memang informasi sebelumnya sudah over kafasitas. “Ini cobak nanti saya akan koordinasi dengan RSUD,” tuturnya. (jay/r1)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here